Antara Bersahabat atau Melupakan Cinta Dia

on Sabtu, 13 Juni 2009


SETELAH menjalani masa sulit dalam perjalanan cerita cinta, kini tiba waktunya Anda menentukan sikap. Menggantikan status dia sebagai mantan kekasih atau tetap menjadi sahabat dan melupakan semua kenangan manis bersamanya.

Nah, untuk Anda yang tengah dilanda bingung untuk melajutkan tali asmara atau mengganti status si dia sebagai sahabat, ada baiknya mengikuti beberapa panduan yang dipaparkan Loving You berikut:

Anda hanya menyukainya sebagai teman

Tak hanya sebagai tempat untuk Anda mencurahkan kasih sayang, seorang kekasih juga dapat membuat Anda memiliki tempat curahan hati (curhat). Tak itu saja, dengan memadu kasih, sepasang insan berharap akan menemukan pendamping hidup dan kebahagiaan.

Namun jika salah satu di antara Anda berdua hanya ingin menghabiskan waktu untuk berdiskusi dan bercanda tanpa rasa cinta, lebih baik menjadikan si dia sebagai sahabat, bukan kekasih hati.

Sebab, semakin mendalam hubungan yang dibina akan memupukkan rasa cinta dan membuat seseorang sakit hati saat menerima kenyataan pahit.

Memiliki visi yang berbeda

Merajut masa depan yang indah bersama kekasih perlu direncanakan sejak dini. Jika Anda berambisi dengan masa depan yang penuh harapan, sementara cara pandang kekasih berbeda, tentu hubungan Anda berdua tak memiliki visi yang sama.

Kenyataan tersebut dapat menjadi pertanda awal sebagai bahan pertimbangkan apakah status Anda dapat dipertahankan atau menggantinya sebagai sahabat.

Hanya seseorang yang mempertahankan komitmen

Situasi tersulit dalam kisah percintaan adalah saat mendapati salah satu pasangan tidak memegang teguh komitmen yang telah disepakati. Hal tersebut dapat terjadi lantaran rasa cinta hanya ada di salah satu pihak, sementara lainnya hanya menjalani hubungan sebatas rutinitas.

Jika Anda berada dalam posisi seperti ini, sebaiknya Anda segera memutuskan si dia dan mencari penggantinya. Semakin lama Anda menunda persoalan, maka semakin sulit posisi Anda di matanya. (nsa)

Mengajak Kencan Incaran Hati

SEBAGIAN besar pria mungkin akan mengatakan, mengajak kencan incaran hati untuk pertama kali jadi momen yang sangat mendebarkan. Banyak strategi bisa membantu Anda lebih mudah mengajaknya kencan. Sebelum mengajaknya kencan, pastikan Anda sudah sedikit-banyak mengenalnya, seperti klub gym yang kerap didatangi, teman-teman, tempat kerja, dan sebagainya.


Ingat bahwa dengan kencan, Anda ingin mengubah status dari yang awalnya sekadar mengobrol ringan menjadi ajakan untuk menjalin rangkaian cerita asmara berdua. Berikut ini strategi yang bisa Anda lancarkan, seperti dikutip Askmen.

"Bisakah aku mengajakmu makan malam pekan depan?"

Jika dia menjawab, "Ya, aku mau," Anda bisa membalasnya dengan, "Oke, kamu punya waktu hari apa?" Kalau ternyata dia mencari banyak cara untuk menolak ajakan Anda, sebaiknya beralihlah ke wanita lain karena dia jelas-jelas tak tertarik pada Anda. Sebab, ajakan makan malam menjadi tanda jelas untuk sebuah ajakan kencan.

"Maukah kamu pergi menonton pertandingan basket denganku?"

Kalau wanita incaran Anda menyukai olahraga, ajakan tersebut tepat ditujukan untuknya. Saat dia menawarkan diri untuk membayar tiket pertandingan olahraga, tegaskan bahwa Anda yang mengajaknya, maka Anda yang akan menyelesaikan urusan pembayaran. Kalau dia menolak, jelas bahwa dia menganggap undangan Anda bukanlah ajakan kencan, tapi sekadar ajakan seorang teman. Meski sedikit kecewa, duduklah dan nikmati pertandingan.

"Hey, minum kopi bareng, yuk!"

Kalau Anda berdua baru berkenalan dan baru bisa melemparkan senda gurau, kencan selama dua hingga jam tentu terasa lama untuk dilewati. Dia kurang nyaman ngobrol panjang lebar karena belum mengenal banyak diri Anda. Kemungkinan dia mau menerima ajakan yang hanya menghabiskan sedikit waktu bersama Anda, seperti minum kopi atau makan siang.

"Aku suka menonton film itu bersamamu"

Tiap pria merasakan tak penting bersama siapa mereka menonton film bioskop, tapi wanita tidak selalu berpikir demikian. Jadi, saat mengajukan undangan tersebut, Anda tengah memainkan emosi dan perasaannya. Jika Anda juga pria incarannya, ajakan Anda membuatnya merasa diinginkan.

Sebagian pria berpikir mereka harus sedikit angkuh dan arogan saat mendekati wanita. Nyatanya, sangat sedikit yang akhirnya bisa berhasil dengan cara itu. Tinggalkanlah cara-cara yang tidak simpatik.

"Menghabiskan liburan akhir pekan bersamamu, pasti sangat menyenangkan"

Bukan rahasia kalau wanita suka pria asertif atau lugas. Sampaikan pernyataan dengan ucapan yang tulus. Jangan lupa tambahkan pujian, "Pasti sangat menyenangkan," di akhir pernyataan Anda. Biarkan dia sadar bahwa keputusan ada di tangannya, dan dia akan melewatkan hal menarik bersama Anda jika dia menolak ajakan tersebut.

Plus Minus Kencani Wanita Lebih Tua

FENOMENA cinta antara wanita matang dengan pria lebih muda bukan cerita baru. Sudah tak asing kan dengan berita seputar cerita cinta Ashton Kutcher dan Demi Moore?


Kini, Anda mungkin sedang terlibat asmara dengan seorang wanita berusia jauh di atas Anda. Tak sedikit orang-orang di sekitar yang mencibir jalinan cinta Anda dengannya.

Sebelum terpengaruh dengan cibiran itu, ada baiknya Anda menyimak plus dan minus mengencani wanita lebih tua, seperti dikutip Askmen. Apakah nantinya Anda memutuskan untuk melanjutkan hubungan atau memutuskannya, semua terpulang pada Anda.

Minus


Takut menghadapi masa depan


Masyarakat kita punya pandangan miring pada wanita single berusia di atas 40 tahun. Kalau mau ditilik, berbagai alasan menjadi latar belakang mereka memilih menyendiri, seperti mantan kekasih, suami, anak-anak, perceraian, tekanan bisnis, urusan keuangan, utang, dan sebagainya.

Sebagai kekasih, Anda harus siap dan bersedia menerima kenyataan tersebut. Bukan bermaksud untuk memaksa Anda bergelut dengan masalahnya. Tapi, untuk membuka pikiran Anda bahwa wanita yang lebih tua umumnya punya kekhawatiran lebih besar daripada Anda tentang masa depannya.

Komentar orang lain

Menjalin kisah asmara dengan seorang wanita lebih tua tentu memancing komentar banyak orang, termasuk orangtua dan bos Anda. Kalau tak kuat hati, komentar mereka bisa cukup menggoyahkan ketetapan hati Anda selama ini. Tapi, kalau Anda memang nyaman dengan hubungan yang tengah dibina, abaikan saja.

Mengendalikan hubungan

Wanita berusia lebih tua senang berburu pria muda. Dengan pengalamannya, ia bisa memberikan kasih sayang dan cinta berlebih untuk Anda.

Anda sendiri senang menerima perhatiannya hingga rela melakkan apa saja untuknya. Namun, banyak orang berpikir bahwa wanita yang kencan denga pria muda merasa lebih mudah membohongi kekasihnya. Siapkah Anda dengan pandangan tersebut?

Plus

Untuk petualangan cinta

Wanita yang baru saja bercerai tentu butuh hiburan untuk mengenyahkan segala kepenatannya. Terlibat hubungan dengan seorang pria yang hanya ingin bersenang-senang dan tak mencari pasangan untuk hubungan serius adalah solusi sempurna.

Alasannya, pria berusia lebih muda punya stamina bagus, penuh gairah, dan hidup seperti tanpa beban. Jika Anda tipe pria petualang cinta, mengencani wanita berusia lebih tua tentu sah-sah saja.

Matang pengalaman

Wanita berusia lebih tua telah banyak menghadapi ketakutan dan masalah sepanjang hidupnya. Dia kaya pengalaman hidup yang tahu duduk permasalahan dan bagaimana cara mengatasinya.

Tak hanya masalah hidup yang terlihat berat, tapi juga urusan penampilan, seperti dia tahu apa yang membuat tubuhnya membengkak, pakaian seperti apa yang terlihat bagus di tubuhnya, dan sebagainya.

Wanita berusia lebih tua juga punya tingkat kepercayaan diri yang baik. Hal itu terbentuk berkat pengalaman dan pemahamannya akan perjalanan hidup yang dilalui.
(tty)

Pilihan Kencan Menarik


KEHABISAN ide untuk menciptakan suasana kencan menyenangkan? Merangkai kencan romantis bisa dengan beragam kemasan menarik. Untuk mewujudkannya, Anda harus punya ide cemerlang.

Semakin banyak inovasi ide kencan romantis yang Anda miliki, api asmara akan semakin berkobar, hubungan cinta juga terasa kian mesra. Berikut beberapa ide merangkai kencan istimewa untuk menghangatkan jalinan tali asmara, seperti dikutip Loving You, di antaranya:

Kegiatan menanam pohon

Selain salah satu upaya penghijauan bumi, menanam pohon atau berkebun bisa jadi bagian kencan yang menggembirakan. Bagi Anda berdua bisa jadi sebuah pengalaman baru.

Agar kekasih lebih terkesan, ajak ia terjun langsung mulai dari menggali tanah, menyebar bibit, memberikan pupuk, dan menyiramnya. Meski melelahkan, kencan kali ini bisa membawa dampak positif untuk memperkuat jalinan asmara Anda bersamanya.

Menyaksikan polah tingkah burung

Walau terdengar biasa, aktivitas kencan ini bisa menyisakan kenangan indah. Ajak si dia memberi makan burung-burung di taman sambil melihat polah tingkah mereka. Tambatan hati akan semakin jatuh hati pada sikap peduli Anda terhadap kehidupan hewan sekitar.

Melihat bayi binatang yang baru lahir

Kencan akan terasa istimewa jika Anda berambisi untuk menyuguhkan kejutan istimewa untuk sang kekasih. Anda bisa mengajaknya ke kebun binatang untuk melihat bayi binatang yang baru lahir.

Menyaksikan kelucuan tingkah bayi binatang bisa menjadi kenangan tak terlupakan dalam pengalaman kisah cinta Anda bersama sang pujaan hati.

Pria pun Suka Warna Pink


TERNYATA, warna pink (merah muda) bukan hanya milik wanita. Pria pun menyenangi warna yang identik dengan wanita itu. Bahkan berdasarkan survei terkini, pink menjadi warna kegemaran kaum adam.

Mengetahui kenyataan tersebut, tentu membuat banyak orang tak percaya. Sebab warna pink yang cenderung memberi kesan girly, terasa aneh saat dikenakan seorang pria. Hanya saja, zaman telah berubah. Saat ini adalah era pria metroseksual yang senang berdandan dan memerhatikan penampilan hingga manicure-pedicure ke salon. Karenanya, tak heran bila banyak pria yang merasa nyaman mengenakan pakaian pink.

Seperti dikutip Femalefirst, bukan hal yang mengherankan lagi bila pria kini tak ragu mengikuti kegemaran wanita mengenakan busana berwarna pink. Untuk beberapa dekade, pria senang berkhayal mengenakan pakaian berwarna pink, tapi tidak berangan-angan pergi ke pub dengan gaya feminin.

Tak hanya menjadi pemanis di ujung jari Pangeran Harry, warna pink dapat ditemukan pada produk kosmetik pria. Pink telah menjadi warna "pria sesungguhnya". Jika Anda tidak memercayainya, Anda dapat mencari tahu di laci celana mereka!

Survei baru yang diselenggarakan Ember Inns bersama Against Breast Cancer mengungkapkan, lebih dari setengah pria di Inggris senang memakai warna pink. Itu terbukti saat celana berwarna pink berada di urutan ketiga dalam daftar belanja paling populer dibandingkan busana atasan dan dasi.

Penemuan lainnya menunjukkan bahwa 67 persen pria mengaku memiliki atasan pink, atau bahkan akan mempertimbangkan membeli barang berwarna pink.

"Berdasarkan penelitian yang dilakukan Ember, wabah pink melanda pria sebagai jawaban terhadap rasa solidaritas yang menunjukkan bahwa tak ada salahnya menggunakan warna pink," ucap profesional psikoterapi Gloria Thomas-Smith.

"Cara pikir ini telah memengaruhi banyak kalangan, baik mereka datang dari kaum selebriti atau tokoh olahraga, yang membantu mengubah persepsi mereka bahwa pink tak hanya warna milik wanita. Namun juga bisa memberikan dampak yang positif, kepercayaan diri, penerimaan, dan kreativitas terhadap pria," tandasnya.(nsa)

Mencari Cinta lewat Media Online


INTERNET ibarat lantai dansa di era milinium. Anda tidak perlu susah-susah datang ke klub malam untuk bisa mengenal dan mengincar seorang wanita.

Cara mudah semakin banyak ditawarkan. Lewat jejaring sosial, misalnya, Anda bisa membaca profil diri dan foto mereka. Jika suka, Anda bisa mengirimkan comment di akunnya.

Untuk mencari cinta secara online, hal apa yang sebaiknya Anda jauhi? Berikut ini seperti dilansir Askmen.

Salah pengejaan

Dalam situs kencan online, seorang wanita hanya butuh waktu sekira 5 detik untuk bisa terpesona pada seorang pria.

Ingat, banyak pria lain yang berniat sama dengan Anda, yakni mencari cinta secara online. Jika banyak kesalahan pengejaan dan penulisan dalam profil diri yang Anda tampilkan, bagaimana mereka bisa benar-benar berniat mengenal Anda lebih jauh?

Yang ada, dia justru menilai Anda pria bodoh, meski di status itu, Anda mengaku lulus kuliah dengan gelar sarjana.

Foto melukiskan ribuan kata

Jika Anda melihat satu profil akun, tapi di sana sama sekali tidak terpampang foto, pasti ada sebabnya. Kalaupun ada, itu hanya sebuah foto yang blur.

Jangan coba berspekulasi dengan sosoknya di sana. Carilah seseorang dengan foto yang jelas, tersenyum, dan wajahnya terlihat tulus.

Status single parent

Pikirkan baik-baik status single parent yang dicantumkan seseorang dalam profil akunnya. Kalau Anda tidak punya pengalaman hidup bersama anak-anak, bahkan tidak yakin apakah bisa hidup dengan seorang ibu tunggal, pikir berkali-kali.

Menjadi stepmom atau stepfather bukanlah perkara mudah dan harus diputuskan dengan pertimbangan masak-masak. Ini semua untuk kepentingan Anda dan juga anak-anaknya.

Meski mengagumkan, tak perlu diungkapkan

Buat diri Anda layaknya sebuah trofi tanpa mengatakan betapa mengagumkannya diri Anda secara jelas. Status yang Anda ubah sebenarnya mengomunikasikan seperti apa pribadi Anda, apakah easy going, percaya diri tinggi, atau lainnya.

Pria yang benar-benar percaya diri tidak akan mencantumkan kualitas diri mereka secara berlebihan. Mereka tahu cara yang lebih cerdas untuk mengungkapkannya.

Jika Anda membaca profil akun seseorang yang sangat mengumbar dirinya, pikirkan baik-baik seperti apa kepribadiannya. Sebab, online bukan media yang tepat untuk tujuan tersebut.

Rahasia Menjaga Kekuatan Cinta


CINTA menjadi kekuatan terbesar dalam sebuah cerita jalinan asmara. Namun kenyataannya, tak semua pasangan kekasih mengetahui cara mempertahankan hubungan.

Komitmen untuk saling menjaga kekuatan cinta harus terpatri dalam hati Anda dan tambatan hati. Karena dengan kekuatan cinta, Anda bisa membawanya menuju sebuah impian indah.

Untuk membangun kekuatan cinta, Loving You mengulasnya untuk Anda:

Kencan istimewa

Kelanggengan hubungan dilandasi oleh kompromi kedua belah pihak. Untuk menjaga kompromi itu tetap teguh, hadirkan sebuah kejutan istimewa di tengah hubungan yang mulai renggang. Salah satu cara bisa mengobarkan kembali api cinta bisa dengan kencan romantis.

Tunjukan kesetiaan

Cinta tanpa kesetiaan adalah sebuah kebohongan belaka. Dalam membina hubungan, Anda harus jujur dan setia. Tunjukan cinta dan kesetiaan Anda dengan menemaninya saat hatinya sedang terluka, juga tak pindah ke lain hati saat banyak godaan menerpa.

Beri dukungan

Rahasia lain kekuatan cinta dalam hubungan tetap kuat adalah saling berbagi dukungan dan pengertian. Ketika si dia tengah dihadapkan pada situasi berat, seperti kehilangan pekerjaan, sebagai pasangan Anda harus memberinya dukungan agar dia tak semakin terpuruk.

Me time

Setiap orang membutuhkan waktu untuk diri sendiri (me time). Baik Anda maupun kekasih hati memerlukan waktu untuk saling melepaskan emosi tanpa saling ikut campur. Sebab, tak semua masalah harus diselesaikan bersamanya.

Cinta bukan kata-kata

Cinta merupakan salah satu elemen yang mampu menyuburkan pohon asmara Anda bersama tambatan hati. Tetapi, cinta saja takkan cukup. Cinta adalah sebuah kata kerja dan bukan kata benda, artinya cinta menuntut action, bukan sekadar kata-kata. Anda bisa meluapkan rasa cinta pada si dia dengan sebuah ciuman hangat atau bergelayut manja di lengannya saat tengah di depan teman-temannya. (ftr)
(tty)

Lingerie, Kado Istimewa Kaum Lelaki


PARA pria sering kali tak punya nyali menghadiahi sebuah lingerie kepada pasangannya. Mereka berpikir memberikan pakaian dalam merupakan perbuatan aneh. Benarkah?

Menurut laporan Askmen, lingerie atau pakaian dalam bisa menjadi kado istimewa kaum lelaki pada pasangannya. Hanya saja, lingerie yang diberikan pun haruslah sesuai dengan selera perempuan. Kalau tidak, pasangan bisa kecewa dan Anda pun bisa menyesal seumur hidup.

Pertimbangan pertama yang harus Anda perhatikan sebelum membeli lingerie adalah menilai ukuran postur tubuh pasangan. Apabila Anda membeli ukuran lingerie terlalu kecil, pasangan bisa berpikir Anda tak pintar merayu hatinya dan tak lihai berhubungan seks. Sementara jika Anda membeli lingerie berukuran besar, Anda bisa diselemuti masalah jikalau ukuran postur tubuh pasangan jauh lebih besar dari lingerie yang Anda berikan.

Untuk mendapatkan ukuran lingerie yang pas, Anda terlebih dahulu melihat dan mengecek seluruh ukuran lingerie yang dipajang di butik, seperti small (S), medium (M), large (L). Anda juga bisa mengetahui ukuran bra dan cup yang cocok untuk si dia.

Pertimbangan kedua yang tak kalah penting, Anda harus mengetahui model lingerie yang disukai pasangan. Jika pasangan sangat menyukai bunga dan warna pink, Anda bisa menghadiahi lingerie model korset hitam. Sedangkan jika pasangan menyukai lingerie seksi dengan detail renda hitam, maka Anda bisa menghadiahinya pakaian dalam berwarna biru yang lembut. Hadiah ini tentu bisa membuat pasangan tertawa.

Berikut ini panduan membeli lingerie berdasarkan postur tubuh:

1. Pasangan berpostur tubuh tinggi dan ramping

Model pakaian dalam berhias tali sangat cocok untuk pasangan. Model lingerie seperti ini bisa melukiskan lekuk tubuh pasangan yang indah. Warna merah dan hitam menjadi pilihan menggoda, tetapi jika Anda menginginkan warna lain juga tak masalah.

2. Pasangan berpostur tubuh berisi dan sedikit gemuk

Model korset menjadi pilihan terbaik apabila Anda menginginkan pasangan terlihat lebih seksi, ramping, dan menarik. Tapi berhati-hatilah, Anda jangan sampai salah saat membeli korset.

3. Pasangan berpostur tubuh besar

Anda bisa menyiasatinya dengan menghadiahi lingerie hitam atau gelap. Model seperti itu membantu pasangan terlihat lebih ramping dan seksi. Selamat berburu lingerie!
(tty)

Isyarat Kencan Pertama Sukses

on Jumat, 12 Juni 2009


SETELAH melewati kencan pertama, Anda harap-harap cemas terhadap kelanjutan hubungan bersama pujaan hati. Namun sebelum melangkah ke tahap berikutnya, pastikan kencan kemarin berjalan sukses.

Kenali beberapa sinyal jikalau kencan pertama yang Anda lalui terbilang sukses. Tulisan berikut sekaligus berisi saran bagaimana sebaiknya Anda bereaksi terhadap isyarat yang dia berikan, seperti dikutip Askmen.

Dia banyak bertanya tentang Anda

Dia banyak bertanya karena terdorong rasa ingin tahu tentang siapa diri Anda. Pertanyaan seputar keluarga dan pekerjaan adalah tanda bahwa dia memang tertarik dengan Anda.

Kemungkinan besar dia sudah mempertimbangkan Anda sebagai pria yang akan menemani hari-harinya merangkai masa depan. Untuk menanggapi sinyalnya, Anda patut menunjukkan ketertarikan yang sama terhadap cerita kehidupannya.

Dia mengabaikan panggilan telepon

Saat dia mengabaikan panggilan yang masuk ke telepon genggamnya, berarti dia tidak tertarik pada siapa pun kecuali Anda. Hal tersebut tentu pertanda baik, kencan pertama Anda berjalan sukses.

Sebab, tidak banyak wanita yang rela menguapkan egonya dan memberi perhatian penuh pada satu hal, kecuali dia memang terpesona pada Anda.

Anda harus melakukan hal serupa. Buat kehadirannya mampu mengalihkan dunia Anda selama menit demi menit kencan. Dia akan nyaman berada di sisi Anda dan memberi balasan yang baik di kemudian hari.

Tapi, Anda tak perlu juga mengikuti jejaknya untuk mengabaikan panggilan telepon. Cukup getarkan telepon genggam Anda dan pamit ke toilet saat Anda ingin mencek panggilan yang masuk.

Dia membuat kontak fisik

Kontak fisik merupakan pertanda bahwa kita nyaman dengan seseorang. Kontak fisik yang dia berikan bisa berupa menyentuh bahu Anda atau memukul ringan paha Anda setelah Anda melemparkan guyonan.

Untuk membalas sinyalnya, tunjukkan bahwa Anda menyukai kontak fisik yang dia berikan dengan melakukan hal yang sama. Tapi, hati-hati jangan sampai berlebihan. Bisa-bisa dia menilai Anda ramah alias rajin menjamah.

Bahasa tubuhnya meniru Anda

Hidup manusia dikelilingi begitu banyak simbol sehingga manusia punya banyak bahasa tubuh. Wanita cenderung suka meniru bahasa tubuh seseorang saat merasa nyaman di sampingnya. Ada koneksi romantis antara Anda dan sang tambatan hati.

Buat bahasa tubuh yang sopan dan baik. Tatap wajahnya dan jangan pernah menyilangkan lengan di depan tubuh. Berikan kesan padanya bahwa tubuh Anda adalah tempat yang hangat dan aman di mana dia bersandar.
(tty)

Pria Melahirkan Anak Perempuan

on Selasa, 09 Juni 2009


LOS ANGELES - Kalau Tuhan sudah berkehendak, apa saja bisa terjadi. Di Amerika Serikat seorang pria melahirkan bayi perempuan. Pria itu sudah dua kali melahirkan.

Tahun lalu, Thomas Beatie sudah menggemparkan dunia karena melahirkan anak pertamanya. Sebenarnya saat ini Beatie berstatus sebagai laki-laki, namun dia tetap mempertahankan organ perempuannya. Dia sempat menjalani operasi rekonstruksi payu dara dan terapi testosteron.

Dilaporkan ABC News dan dikutip AFP, Rabu (10/6/2009), pria 35 tahun itu melahirkan bayi perempuan di Oregon pada Juli tahun lalu. Pada Selasa kemarin dia melahirkan anak laki-laki.

Setelah diundang dalam acara talk show Oprah Winfrey, Beatie menjadi lebih populer dan dijuluki "pregnant man".

"Saya rasa ini bukan keinginan laki-laki atau perempuan untuk memiliki anak. Ini kebutuhan manusia. Saya manusia dan berhak untuk memiliki anak biologis," kata Beatie.

Jadilah Ms. Right untuk Si Dia!


Akhirnya, pria tampan yang Anda incar itu mengajak Anda berkencan. Namun setelah beberapa kali berkencan, Si Dia tampak mulai kehilangan minat pada Anda. Terbukti, ia mulai jarang menelepon dan mengirim SMS lagi, dan akhirnya menghilang begitu saja. Anda pun mulai menyalahkan diri sendiri, misalnya mengapa tak cukup memberikan perhatian padanya? Atau, Anda menyalahkan Si Dia, karena tiba-tiba menghilang tanpa menjelaskan apakah ada sesuatu yang mengganggunya.

Menyalahkan diri sendiri akan percuma, karena ia toh sudah pergi dari kehidupan Anda. Yang penting adalah, berusaha lah untuk membuat diri Anda lebih baik. Berfokuslah untuk menjadi Ms. Right bagi pria-pria lain yang ingin mengenal Anda. Bagaimana agar Anda bisa menjadi orang yang didambakan kebanyakan pria?

1. Percaya diri, namun tidak over confidence. Anda bisa saja cerdas, atau punya selera humor yang tinggi, namun jika Anda terkesan tidak percaya diri, kebanyakan pria akan berlalu. Wanita lajang dengan self-esteem yang rendah akan terlihat seperti orang yang desperate, begitu penjelasan Jim Houran, PhD, seorang psikolog. Orang seperti ini terus-menerus ingin dipuji dan menjadi pusat perhatian. Awalnya mungkin Si Tampan itu juga bersedia mencurahkan perhatian, namun tak lama ia pasti mulai setuju dengan semua hal yang Anda katakan untuk merendahkan diri, dan memilih menghilang. Tunjukkan minat dan rasa ingin tahu Anda tentang pria tersebut, saran Houran, dan ia pun akan bersedia berbagi perhatian dengan Anda.

2. Anda punya banyak perhatian selain dia. Entah itu hobi, pekerjaan, kursus, komunitas, atau pergaulan, pria lajang pasti akan tertarik dengan wanita yang punya banyak minat dan antusiasme. Houran mengatakan, mudah saja kok menunjukkan hal ini, misalnya dengan menceritakan bagaimana acara outing Anda dengan rekan-rekan di kantor, atau betapa excited-nya Anda menghadapi penugasan di divisi yang baru. Keuntungannya: pria tersebut tidak terbebani untuk menjadi satu-satunya sumber kebahagiaan Anda, dan ia akan makin ingin menjadi bagian dari hidup Anda yang penuh semangat.

3. Anda tahu bagaimana berkompromi. Inilah salah satu kemampuan paling penting jika Anda sedang mencari hubungan jangka panjang, kata Houran. Sikap yang fleksibel yang membuat pria turn-on, karena itu artinya makin sedikit konflik yang akan ditimbulkan dan makin lancar hubungan secara umum. Jika seorang pria merasa bahwa wanita yang dikencaninya tidak bersedia memenuhi kebutuhan mereka sebagai pasangan, pria akan melihat banyak beda pendapat, pertengkaran, atau ultimatum di masa depan. Tunjukkan bahwa Anda tahu bagaimana berkompromi, misalnya dengan membiarkannya memilih restoran, atau tidak memperlihatkan rasa kecewa yang berlebihan jika ia harus membatalkan rencana karena sesuatu yang penting.

4. Berdandan lah untuk pria, bukan wanita. Jika Anda tidak membuat para pria memperhatikan Anda, bisa jadi itu karena Anda berdandan untuk memenuhi selera wanita pada umumnya, bukan selera pria. Misalnya, Anda mengenakan skinny jeans, atasan model babydoll, atau gaya tumpuk-tumpuk. Gaya ini memang keren, tapi keren untuk dilihat sesama wanita. Pria lebih senang jika Anda mengenakan pakaian yang menunjukkan lekuk tubuh, jadi jangan buang jeans Anda yang model boot-cut atau atasan yang menunjukkan sedikit bahu dan pinggang. Hati-hati, jangan terlalu rendah, terlalu mini, terlalu terbuka, karena hal ini juga menunjukkan Anda terlalu berusaha dilirik. Anda tahu sendiri kan, batas-batasnya?

5. Lupakan mantan Anda. Hanya sebulan setelah tampil mesra di acara Academy Awards, John Mayer dan Jennifer Aniston putus. Penyebabnya karena Jennifer masih saja sering membicarakan mantan suaminya di media. Kita mungkin tidak sadar bahwa membicarakan mantan tidak saja membuat Si Dia kesal, tetapi juga sedih karena merasa Anda masih terikat dengan orang lain. Jadi sebelum Anda berniat serius dengan pria baru ini, pastikan Anda sudah tidak lagi berusaha mencari-cari kabar tentang mantan, ingin tahu siapa pacar barunya, atau bahkan ngarep bisa pacaran lagi. Tidak ada pria lajang yang ingin merasa berada dalam kompetisi yang tidak bisa dimenangkannya.


DIN
Sumber : yahoo

Mengapa Pria Senang Mengontrol Remote TV


Pria dan wanita memang dilahirkan dengan stereotip masing-masing. Itu sebabnya John Gray mengatakan "men are from mars, women are from venus". Ada beberapa sifat khas yang dimiliki pria atau pun wanita, yang seringkali membingungkan satu sama lain. Ada stereotip yang tidak benar 100%, sehingga menjadi tidak fair buat pria. Sedangkan stereotip yang benar, kadang-kadang disalahartikan. Hal ini jelas menimbulkan perasaan tidak nyaman bagi pria (atau bagi wanita, bila kita yang mengalaminya).

Mungkin sebaiknya, stereotip ini kita anggap saja sebagai keunikan pria yang menjadi pasangan kita. Tak perlu memikirkannya terlalu serius, apalagi bertengkar dengan pasangan karena salah paham. Mari kita lihat apa saja stereotip pria yang umum:

Tentang mendengarkan
Barangkali hanya pria supersensitif yang punya kebiasaan mendengarkan dengan baik apa yang dikatakan pasangannya. Jika Anda pulang sambil nyerocos karena tak berhasil menemukan pasta tomat di supermarket untuk memasak spageti, Si Dia biasanya hanya memandang Anda sepintas. Selagi Anda antusias menceritakan apa yang Anda lakukan di kantor seharian, pikirannya biasanya melayang kemana-mana. Yang membuat pikirannya melayang saat itu umumnya sesuatu yang besar, seperti: Mengapa Pluto tak lagi menjadi planet kesembilan? Di saat yang lain ia juga harus memperhatikan apa yang Anda katakan. Hasilnya, ia tidak tahu mengapa Pluto tidak lagi menjadi planet kesembilan, dan tidak tahu dimana harus mencari pasta tomat.

Tentang remote
Bagi pria, menjadi pihak yang memegang remote TV menunjukkan dua keahliannya: hafal saluran yang menayangkan acara-acara TV yang disukainya, dan koordinasi mata dan tangan yang cekatan dalam memencet tombol remote. Bila ketinggalan acara Wipeout dan ingin menonton siaran ulangnya, ia akan tahu jadwal dan saluran yang harus dicari. Jika Anda memprotes karena volumenya terlalu tinggi, ia akan dengan mudah meng-adjust volume tanpa melirik remote yang dipegangnya. Bagi mereka, ini hanya masalah teknis.

Tentang arah
Pria pada umumnya jarang sekali kesasar saat mencari jalanan, kecuali yang memang benar-benar terjangkit penyakit disorientasi. Mereka selalu memiliki semacam naluri dasar untuk mengenali dimana dirinya berada, meskipun mereka tidak dengan sengaja mengetahuinya. Mereka juga cermat mengingat hal-hal yang bisa menjadi patokan saat memandu jalan untuk seseorang. "Kalau tidak salah nanti di sebelah kanan ada ATM bank anu..." begitu katanya. Kalau pun kesasar sekali, selanjutnya mereka akan terus ingat bagaimana mencapai lokasi tersebut, tak peduli betapa berliku-likunya rute yang harus ditempuh.

Tentang sports
Ketertarikan yang kuat terhadap sport menunjukkan sifat para pria yang senang bersaing, namun dalam arti yang positif. Meskipun tak jago-jago amat, mereka pasti menyukai salah satu jenis olahraga: entah futsal, basket, voli, tenis, bulutangkis, dan sebagainya. Untuk tontonan, umumnya mereka memiliki jenis olahraga favorit. Yang fanatik dengan sepakbola, biasanya tidak begitu mengikuti tontonan lain seperti basket atau bisbol (yang juga memakai sistem liga atau musim). Begitu pula sebaliknya, meskipun ada juga yang fanatik dengan semuanya. Jangan lupa juga dengan game-game bertema olahraga yang membuat mereka betah berjam-jam meninggalkan Anda.

Tentang pikiran
Stereotip pria yang paling menonjol lainnya adalah, pria hanya dapat melakukan (atau memikirkan) satu hal saja. Sepasang suami-istri rekan Kompas.com, pernah bertengkar gara-gara hal sepele. Mereka berputar-putar nyaris 10 menit karena kesulitan mendapatkan tempat parkir di sebuah mal. Saat sang suami yang memegang kemudi celingukan mencari tempat kosong, istrinya memanggilnya, "Mas, mas...." Sang suami kesal, lalu berkata, "Aduh, diam dulu, dong! Pusing nih, cari parkiran!" Sang istri kembali menyentuhnya, "Enggak, itu lho, mas...." Sang suami langsung memotong dengan kesal, "Nanti aja ngomongnya!" Padahal, sang istri cuma ingin menunjukkan satu tempat kosong untuk parkir di sudut ruangan.


DIN
Sumber : Your Tango

Mantan Mengajak Nikah, dan 9 Godaan Cinta Lain


Meski sudah cukup lama jalan bareng, ada banyak hal yang membuat cinta kita dan pasangan diuji. Hati-hati dengan 10 godaan cinta berikut ini, karena hampir semuanya terkesan masuk akal, dan layak dilakukan.

Mantan datang kembali
Anda sudah setengah mati berupaya melupakannya. Hubungan dengan pacar yang sekarang pun sedang manis-manisnya. Tapi, apa jadinya bila mantan kekasih muncul di hadapan dan menawarkan cintanya kembali? Eits, jangan terbawa suasana dulu. Coba berpikir jernih dan ingat lagi penyebab kandasnya hubungan Anda dengannya dulu. Jangan sampai hubungan Anda yang sekarang dikorbankan hanya demi kenyataan semu.

Pinangan mantan kekasih
Anda sudah ingin mengakhiri masa lajang, namun apa daya, kekasih selalu maju-mundur bila diajak menikah. Dalam kondisi begini, mantan pacar yang datang membawa cincin pertunangan pasti bisa membuat hati Anda gonjang-ganjing. Tapi, jangan dulu tergoda menerima pinangannya. Pernikahan adalah komitmen seumur hidup yang harus Anda jalani dengan pendamping hidup yang tepat.

Ditaksir bos superganteng
Di antara banyak rekan perempuannya yang ngefans berat pada dirinya (termasuk Anda), Si Bos malah memberikan hatinya untuk Anda. Tentu saja perasaan Anda melambung tinggi dibuatnya. Meski kualitas kekasih tak kalah yahud, tapi apa mau dikata, waktu Anda lebih bayak dihabiskan bersama atasan di kantor. Sebelum timbul keinginan untuk selingkuh, ingatlah kelebihan kekasih yang tak dimiliki Si Bos.

Dikenalkan pada pria idaman
Bertahun-tahun Anda memendam rasa pada seseorang yang Anda idolakan. Suatu kali sahabat Anda mengenalkan pada pria itu. Pikir lagi puluhan kali bila Anda tergiur untuk meninggalkan kekasih. Pasalnya, kekaguman Anda pada sang idola hanya sebatas permukaan. Tidak seperti kekasih yang sudah Anda kenal luar dalam.

Dijodohkan orangtua
Siapa bilang jaman sekarang sudah tidak ada lagi perjodohan? Nyatanya, masih banyak kok orangtua yang ketar-ketir begitu mendapati anak gadisnya masih melajang di umur perempat baya. Harus bagaimana bila orangtua menyodorkan seorang pria sebagai jodoh Anda? Oh, no! Tapi jangan panik dulu. Berpikir dengan kepala dingin adalah solusi yang terbaik.

Partner kerja aduhai
Beberapa waktu lalu, Angelina Jolie mengaku pada majalah Vogue, bahwa dirinya setiap hari nyaris tak sabar untuk tiba di lokasi syuting Mr. & Mrs. Smith supaya bisa ketemu Brad Pitt. Padahal, saat itu Brad masih berstatus suami orang. Disandingkan dengan rekan kerja superseksi bisa saja terjadi pada Anda di dunia kerja. Jika tak mau sampai terjadi cinlok, bersikaplah profesional. Ingatlah bahwa hubungan Anda dengan dirinya tak lebih dari kepentingan bisnis semata.

Terpikat sahabat kekasih
Masih ingat kisah film Pearl Harbour, ketika tokoh perempuan jatuh cinta pada sahabat kekasihnya yang ia sangka telah wafat? Peristiwa itu bisa saja terjadi dalam kehidupan Anda, meski tentu saja kisahnya tak perlu sedramatis cerita film. Pasalnya, sahabat kekasih memang orang yang paling tepat dicurhati bila hubungan Anda sedang bermasalah. Makanya, jika Anda butuh tempat curhat, cari sahabat perempuan saja.

Naksir teman chatting
Flirting di dunia tidak akan berisiko menghancurkan hubungan? Siapa bilang? Justru sebaliknya, flirting lewat chatting justru lebih berbahaya karena bisa dilakukan kapan saja dan amat mudah untuk menghapus rekam jejaknya. Makanya, jika tak mau bermain api, batasi waktu online dan topik-topik yang bisa Anda bahas dengan teman chatting. Perbanyak curhat dengan kekasih supaya Anda tak perlu mencari pelarian ke tempat lain.

Mutasi ke luar kota
Hubungan jarak dekat memang bukan jaminan keberhasilan cinta. Tetapi, yang namanya jarak jauh, selain bisa memisahkan Anda dan kekasih secara fisik, juga bisa merenggangkan kedekatan hati. Jika Anda dan kekasih berniat untuk melanjutkan hubungan ini, maka bersiaplah untuk menghadapi berbagai deraan yang menghadang di tengah jalan, seperti rasa kesepian dan kesempatan untuk selingkuh. Komunikasi yang intens adalah jalan keluarnya.

Pekerjaan menumpuk
Kesibukan adalah jarak semu yang juga bisa menjauhkan hubungan Anda dengan kekasih. Meski Anda berdua berkantor di daerah Sudirman, namun bisa sama-sama tak punya waktu bagi satu sama lain, sehingga tak salah bila dikatakan Anda menjalani hubungan long distance. Inilah yang sering menjadi racun cinta para pasangan eksekutif yang berdomisili di kota besar. Soalnya, frekuensi kerja yang tak kenal waktu juga bisa membuka peluang cinta lokasi.

(Nayu Novita)

Pacar Baru Sang Mantan Lebih Hebat dari Anda?


Bertemu tanpa sengaja dengan seorang mantan saja, Anda langsung kalang-kabut ingin ditelan bumi. Maklum, dulu hubungan Anda terputus tidak secara baik-baik. Sudah begitu, mantan Anda tampak menggandeng seorang perempuan dengan mesra. Karena Anda keburu berpapasan, terpaksa Anda menegurnya. Dan sang mantan memperkenalkan pacar barunya tersebut. Saat itulah Anda dapat mengamati pacar barunya dengan lebih jelas. Ia cantik, lebih masih muda, dari cara berdandannya Anda menilainya sungguh berkelas. Aih... sulit sekali untuk mengejar ketertinggalan Anda!

Jika Anda mengalami situasi seperti ini, bagaimana Anda berharap akan mendapati pasangan baru mantan Anda? Apakah Anda senang melihatnya didampingi oleh seseorang yang lebih baik daripada Anda? Ataukah Anda tidak rela melihat mantan Anda mampu menggandeng wanita yang lebih hebat, karena itu membuat Anda merasa kalah? Di lain pihak, bila pasangan berhubungan dengan seorang wanita yang "tidak ada apa-apanya" dibandingkan Anda, mungkin Anda juga akan berpikir, apa sih yang dilihat dari mantan dari wanita ini? Masa sih, Anda diputuskan hanya karena ia ingin bersama wanita ini? Ah, lagi-lagi Anda merasa kalah.

Perasaan seperti ini wajar saja terjadi. Coba Anda tanyakan pada teman-teman Anda, pasti banyak di antara mereka mengalaminya. Perasaan kesal atau salah tingkah itu pun, normal saja. Inilah yang perlu Anda pikirkan:

*Anda pernah mendengar bukan, bahwa pria lebih tidak mampu hidup sendiri bila ditinggalkan oleh wanita? Maka pria biasanya akan menjadi pihak yang lebih dulu mendapatkan pengganti wanita yang dulu menjadi kekasih atau istrinya. Bila ia kini menjalin hubungan dengan wanita yang tidak lebih baik daripada Anda, kemungkinan itulah wanita pertama yang ditemuinya setelah berpisah dengan Anda. Ia hanya berharap bisa segera melupakan Anda dengan menjalin hubungan dengan wanita lain.

*Wanita memiliki perasaan yang aneh: Anda sudah tidak ingin menjalin kasih dengan pria ini, namun Anda juga tidak rela bila ia lebih dulu mendapatkan pasangan. Perempuan biasanya ingin lebih dulu memiliki pasangan baru. Bisa dikatakan, hal ini karena wanita lebih sulit menata perasaannya. Bila Anda tidak juga mendapatkan pasangan baru, Anda khawatir mantan Anda berpikir Anda tak bisa melupakannya. Inilah yang tidak dialami pria. Ibaratnya, apa pun yang Anda pikirkan atau lakukan tentang dia, dia tidak lagi peduli.

*Meskipun Anda menjadi pihak yang memutuskan sang mantan, bagaimana pun juga Anda pernah sangat dekat dengannya. Anda selalu ada bersamanya, namun sekarang ada sepasang mata lain yang menatapnya dengan penuh cinta. Hal terpenting yang perlu diingat, Anda tak lagi bersamanya, dan dengan siapa mantan Anda sekarang berhubungan tidak ada hubungannya dengan Anda. Menyakitkan memang melihatnya bahagia bersama orang lain, dan Anda ingin segera berlari menghindarinya. Namun ia tidak melakukan hal ini untuk "menampar" Anda; mantan hanya sudah melupakan Anda dan melanjutkan hidupnya. Hal yang sama harus Anda lakukan dengan diri Anda. Forget about him, and move on.

*Tak perlu mengingat kembali mengapa Anda dulu berpisah atau bercerai darinya. Mengapa Anda terlalu keras padanya, atau mengapa ia selalu menutupi sesuatu dari Anda. Mengapa Anda terlalu banyak bekerja, atau mengapa ia sekarang begitu setia pada pasangan barunya. Mengapa mereka bisa begitu mudah menjalankan hubungan, tidak seperti Anda dulu?

Oke, berhenti lah menyalahkan diri sendiri atau siapa pun. Wanita baru tersebut bukan Anda. Anda dan dia adalah orang yang berbeda. Hal ini tidak berarti ia lebih baik daripada Anda, Anda berdua hanya lah orang dengan kepribadian yang berbeda. Mungkin wanita ini mampu menjalankan hubungan dengan lebih mudah bersama mantan Anda, maka terima lah hal tersebut. Mengapa harus peduli? Bukankah Anda yang memutuskannya? Tentu saja ada pria lain yang juga dapat menerima Anda apa adanya. Anda hanya belum bertemu dengannya.


DIN
Sumber : Shine

10 Penyebab Wanita Malas Bercinta



Suami sering mengajak bercinta, tetapi Anda malas menanggapi? Hmm... perhatikan dulu apakah ada hal-hal di bawah ini yang mungkin bisa menjadi penyebab Anda malas bercinta.

1. Pil KB
Sejumlah perempuan menyadari gairah seksualnya menurun saat mengonsumsi pil KB (bahkan alat KB lainnya, seperti cincin KB). Begitu pula dengan mereka yang mengonsumsi obat antidepresan.

2. Menyusui
Hormon prolaktin yang dikeluarkan saat ibu sedang menyusui bayinya menurunkan minat seksual. Tidak heran jika Anda memilih menjauh dari pasangan saat masa menyusui bayi.

3. Kurang tidur
Sebagian besar perempuan merasa tidur cukup lebih penting ketimbang melakukan hubungan seks. Anda juga berpikir demikian?

4. Stres
Mungkin karena masalah-masalah pekerjaan, atasan atau rekan kerja yang menyebalkan, masalah keuangan, keluarga, dan isu penting lain membuat tekanan hidup meningkat. Sayang, tak semua perempuan beranggapan seks adalah solusi efektif untuk mengatasi masalah dan memilih menjauh sementara dari pasangan dan seks.

5. Bertengkar
Saat bertengkar dengan pasangan, umumnya perempuan menolak hubungan seks sebelum masalah terselesaikan. Ssst, jika lelaki saja bisa malas bercinta saat ngambek, apalagi perempuan.

6. Hormon rendah
Hormon testosteron memang bertanggung jawab terhadap urusan munculnya gairah bercinta, baik pada laki-laki, maupun perempuan. Nah, jika hormon di tubuh kita ini menurun, libido pun pasti ikut lenyap.

7. Level keintiman
Ketidakmampuan menangani level keintiman (fantasi dan teknik yang terlalu tinggi) dengan pasangan saat bercinta menjadi alasan yang paling sering muncul pada perempuan sehingga malas bercinta.

8. Hormon SHBG tinggi
Seperti juga pada lelaki, kadar sex hormone binding globulin (SHBG) yang tinggi pada perempuan juga bisa menyebabkan penurunan gairah seksual.

9. Tidak percaya diri
Perempuan yang menilai dirinya sendiri tidak menarik bagi pasangan umumnya akan menanamkan anggapan itu dalam pikirannya. Alhasil, muncullah body image negatif yang merugikan dirinya sendiri.

Beberapa masalah di atas memang dapat diselesaikan dengan membaca buku tentang seks, menenangkan jiwa, dan komunikasi terbuka dengan pasangan. Namun, sebagian lain sebaiknya meminta bantuan pakar seksologi atau seks terapis.

(Erma Dwi Kusumastuti)

Wanita Lebih Cekatan Menyetir Ketimbang Pria?


Menurut data yang dikeluarkan oleh MSN, dikatakan oleh Anne McCartt, asisten kepala penelitian dari Insurance Institute for Highway Safety, bahwa lebih banyak pria meninggal akibat kecelakaan kendaraan bermotor ketimbang wanita. Alasannya, karena pria lebih berani mengambil risiko ketika berada di balik kemudi ketimbang wanita, maka pria lebih cenderung terlibat kecelakaan kendaraan bermotor. Namun, mereka tak memiliki cara kemampuan mengemudi.

Secara statistik total, kecelakaan yang terkait dengan kendaraan yang dilakukan oleh pria adalah 33.733 orang, sementara wanita sekitar 14.633 orang dari usia yang beragam. Paling banyak terjadi di umur antara 30-59 tahun.

Dinyatakan pula dalam catatan yang sama bahwa banyak industri asuransi otomotif menyetujui teori bahwa pria, khususnya pria muda, berkendara lebih agresif ketimbang wanita. Dengan demikian, ini mengakibatkan bahwa para pengendara pria lebih cenderung mengabaikan peraturan dan rambu-rambu di jalan raya, semata-mata karena mereka suka mengambil risiko. Penelitian ini dilakukan di Amerika. Namun, jika penilaiannya dilakukan berdasarkan kecenderungan pria dan perilakunya, rasanya sah-sah saja jika dikatakan bahwa wanita memang cenderung lama dalam menilai, tetapi lebih teliti dan berhati-hati. Karena kebanyakan wanita tak memiliki keberanian untuk bersikap "hajar-bleh" dan mengambil risiko layaknya pria.

Meski riset dan data menunjukkan bahwa kebanyakan korban kecelakaan atau pelaku pengabai rambu jalanan adalah pria, tak langsung membuktikan bahwa wanita adalah pengendara yang lebih baik. Ini hanya membuktikan bahwa wanita berkendara lebih berhati-hati. Lebih baik aman ketimbang menyesal, bukan?
NAD
Sumber : msn

Untung-Rugi Mengencani Pria "Brondong"


Anda tentu sudah mengenal pasangan-pasangan dimana pihak wanita berusia jauh lebih tua daripada pria. Ada Demi Moore dan Ashton Kutcher, Halle Berry dan Gabriel Aubry, Eva Longoria dan Tony Parker, Mira Sorvino dan Chris Backus, serta tentu saja Ivana Trump dan Rossano Rubicondi. Mungkin banyak juga rekan-rekan Anda yang memiliki pasangan (atau suami) yang berusia lebih muda. Perempuan juga tidak malu-malu lagi menggandeng pria yang lebih muda; mengapa harus malu bila sang suami punya penampilan keren dan jadi perhatian para wanita?

Menurut sebuah studi yang melibatkan 50.000 wanita berusia di atas 30 tahun, diadakan oleh sebuah situs kencan online pada tahun 2007, lebih dari sepertiga responden menunjukkan minat terhadap pria yang sedikitnya 5 tahun lebih muda. Pada tahun 2003, sebuah survei AARP menunjukkan 34% dari 3.500 wanita (usia antara 40-69 tahun) mengencani pria yang 10 tahun atau lebih daripada mereka. Lalu apa yang sebenarnya mendorong perempuan untuk date down, alias memilih pria-pria yang lebih muda?

Menurut Tina Tessina, PhD., seorang psikoterapis bersertifikat dari Long Beach, California, secara sosial, wanita jauh lebih kuat dan mandiri daripada sebelumnya. Mereka mengharapkan pria yang lebih muda sehingga lebih fleksibel; pria yang dapat mengatasi bila pasangannya yang lebih tua memprioritaskan karir atau gaya hidup daripada hubungan dengan pria. Wanita yang memiliki karir yang baik, atau citra diri yang berkembang dengan baik, memiliki lebih banyak pilihan. Wanita yang telah bercerai, atau menjadi orangtua tunggal, juga ingin menikmati seseorang yang menyenangkan, seseorang yang tidak berusaha mengontrol dirinya.

Menjalin hubungan dengan pria dalam kategori mana pun pasti rentan menghadirkan konflik. Namun dengan pasangan yang lebih tua, kelebihan dan kekurangannya adalah sebagai berikut:

Plus
1. Mereka lebih fun.

Sikap yang konyol dan kekanak-kanakan yang tak pernah hilang dari sosok seorang pria mampu membuat Anda tersenyum. Mereka juga akan membawa Anda nonton konser band atau penyanyi yang sedang hip, dan mereka juga tahu tempat-tempat hangout yang sedang banyak dibicarakan orang. Seringkali usia yang masih muda juga membuat mereka menjadi teman bermain yang menyenangkan untuk anak Anda (jika Anda seorang single parent).

2. Mereka menyukai perempuan yang mandiri.
Karir Si Dia mungkin belum semapan Anda, dan mereka dapat menerima hal tersebut sepenuhnya. Wanita yang lebih dewasa juga sudah tahu apa yang diinginkannya dalam menjalani hubungan. "Mereka nggak bakal ngambek kalau kita terpaksa menunda atau membatalkan kencan karena ada urusan mendadak. Kalau (perempuan) yang lebih muda, males, dikit-dikit ngambek," demikian pengakuan rekan Kompas.com, Bram (32), bukan nama sebenarnya.

3. Mereka masih segar dan penuh ide.
Pria dengan usia yang masih muda jelas masih enerjik, dan punya semangat untuk melakukan berbagai aktivitas. Bila sudah menjadi suami, pria seperti ini juga masih bersemangat untuk mengeksplorasi berbagai variasi hubungan. Lisa Daily, penulis Stop Getting Dumped!, sependapat bahwa hal ini merupakan daya tarik terbesar dari pasangan yang lebih muda. "Kebanyakan perempuan saat ini mendambakan hubungan dengan sedikit konflik dan lebih banyak seks. Pria muda lah yang dapat memberikan hal itu," tuturnya.

4. Mereka juga menampakkan sisi dewasa.
"Usia bukan jaminan kedewasaan seseorang," kata Barbara Wright Abernathy, penulis Venus on Top. Banyak pria beusia awal 20-an yang sudah mencari pekerjaan tambahan untuk membiayai hidup seluruh keluarganya. Dan, siapa bilang pria yang masih muda tidak ingin settle down? Coba ingat pasangan Darius Sinathrya dan Donna Agnesia. Kita tidak dapat menyamaratakan semua kesiapan pria untuk urusan komitmen.

Minus
1. Perbedaan minat.
Seorang perempuan rekan Kompas.com ditertawakan karena masih menyimpan kaset Vina Panduwinata dalam mobilnya. Sedangkan sang pacar saat itu menyukai penyanyi-penyanyi dari generasi yang lebih muda. Hal ini tidak selalu terjadi, namun kemungkinan tersebut selalu ada. Akibatnya, meskipun tidak prinsip, pasangan ini sering tidak dapat menikmati konser bersama-sama. Sebab, salah satu merasa kurang klop dengan minat pasangannya.

2. Kurang "nyambung" dengan teman-teman seusia pasangan.
Meskipun Si Dia berusaha tampil lebih dewasa saat bersama Anda, namun teman-temannya tentu tidak harus ikut-ikutan menuakan diri. Jangan panik bila Anda terpaksa bertemu teman-temannya yang masih seusia ini. Anda harus belajar "masuk" ke dalam topik pembicaraan mereka, karena itulah risiko berhubungan dengan pria yang lebih muda.

3. Perbedaan keinginan dan cara berpikir.
Tidak semua pria menjalani hubungan dengan wanita karena kedewasaan berpikirnya. Mungkin juga karena daya tarik fisik semata. Perbedaan usia antara 5-8 tahun dapat berpengaruh pada komunikasi, tujuan hidup, cara berpikir, dan pengalaman dalam membina hubungan. Bagi pihak yang lebih muda, reaksi sosial dalam hubungan semacam ini juga cenderung negatif.

4. "Jam biologis" yang berbeda.
Inilah hambatan yang paling sering dijumpai pasangan beda usia. Mungkin Anda terpikat dengan penampilan dan selera humornya yang menyegarkan Anda. Anda merasa sudah terpanggil untuk segera menikah, atau ingin memiliki anak, sedangkan Si Dia belum rela mengikat hidupnya. "Ia menginginkan kebersamaan, romance, dan John memang memenuhi syarat tersebut," ungkap sebuah sumber yang mengetahui putusnya hubungan Jennifer Aniston dan John Mayer. "John itu seorang serial dater. Siapa pun yang mengencaninya seharusnya tidak mencari cinta, pernikahan, atau menginginkan anak."

Bisakah hubungan ini langgeng?
Sejauh pengalaman Tina Tessina, banyak pasangan beda usia yang mampu menjalankan hubungan dengan harmonis. Orang memang seringkali menonjolkan sisi perbedaan usia tersebut. Namun yang sering membuat hubungan tidak berhasil adalah bagaimana pasangan tersebut membentuk kerja sama yang baik. Akan lebih baik bila Anda melupakan usia Anda, dan berkonsentrasi bagaimana menjalankan hubungan yang memuaskan kedua belah pihak. Yang membuat hubungan menjadi harmonis adalah bila tercipta suatu hubungan emosional.

Kesuksesan dalam hubungan juga tergantung pada motivasi dari kedua belah pihak. Beberapa perempuan berusia matang tetap memiliki jiwa yang muda, dan mengencani orang yang memiliki karakter yang sama. Usia memang tidak selalu mencerminkan kemampuan fisik atau kedewasaan emosional. Kadang kala perbedaan usia justru menciptakan hubungan yang saling membimbing, dalam masalah kehidupan maupun karir. Namun hal ini bisa berantakan jika pihak yang lebih muda merasa sudah cukup "pintar" sehingga ingin melanjutkan hidupnya sendiri.

"Pisah Ranjang" Usai Berhubungan Seksual


Saat kita menikah, tentunya kita menyadari bahwa kita akan harus berbagi segalanya dengan pasangan, tak terkecuali tempat tidur. Boleh dibilang, kamar tidur adalah jantung dari sebuah hubungan. Di kamar tidur kita berbagi cerita tentang kegiatan sehari-hari, berbicara dari hati ke hati seputar hubungan dengan pasangan, dan tentunya, melaksanakan hubungan intim. Bila kita sudah tidak sehati dengan pasangan, barulah kita pisah ranjang dan memilih kamar tidur masing-masing. Karena tidak lagi satu visi, maka kita tidak ingin lagi berbagi, apalagi berhubungan intim dengan pasangan.

Namun dunia memang sudah berubah. Pasangan yang masih harmonis pun kini cenderung "pisah ranjang" (dalam tanda kutip), usai menunaikan kewajiban sebagai suami-istri. Sebuah survei yang diadakan oleh National Sleep Foundation pada 2001 mendapati bahwa 12% pasangan suami-istri di Amerika tidur sendiri. Pada tahun 2005 angka ini meningkat hingga 23%. Belum lama ini The New York Times memuat hasil survei yang diadakan oleh kalangan arsitek dan pengusaha bangunan, dimana mereka memprediksi bahwa pada 2015 nanti, 60% rumah pada umumnya akan memiliki dua kamar tidur utama. Gopal Ahluwalia, dari National Association of Home Builders, mengobservasii bahwa hal ini merupakan permintaan pasar yang akan terus berlanjut.

Mengapa pasangan harmonis pun tidur terpisah?
Desainer Diane von Furstenberg adalah salah satu contoh perempuan yang memiliki hubungan harmonis dengan pasangan, namun memilih tidur sendiri tanpa ditemani suaminya. Ia tidur di atas butiknya di New York, sedangkan suaminya tinggal di Carlyle. Desainer ini mengatakan pada majalah Town & Country, hal ini justru terjadi karena sang suami sangat menghargainya. Beberapa pasangan lain yang juga tidak tidur bersama; Pangeran Philip dan Ratu Elizabeth, serta Tim Burton dan Helena Bonham Carter, yang juga memiliki rumah sendiri-sendiri.

Umumnya, salah satu dari pasangan tersebut yang menginginkan adanya pengaturan ruang, karena mereka mungkin tidak bisa tidur dalam keadaan lampu menyala, atau pasangannya mengorok. Patrick Miller, pengajar sejarah di Cambridge University, terang-terangan mengatakan bahwa ia dan kekasihnya yang seorang peneliti, memilih tidur di kamar masing-masing. "Saya tidak suka ada orang yang bergerak-gerak saat saya ingin tidur. Sudah begitu, ia pengorok berat, sedangkan saya punya penyakit saraf, jadi saya butuh waktu lebih lama untuk terlelap," katanya.

Awalnya, pasangan ini tidur sekamar, namun salah satu tidur di matras di bawah. Awalnya sang kekasih, Karen Violet Shaftesbury, tidak suka pengaturan semacam itu, namun akhirnya mengikuti kemauan Patrick. "Patrik biasanya merapat ke tubuh saya sampai saya tertidur, lalu dia berjingkat ke kamarnya sendiri. Kangen juga sih, kalau saya terbangun tengah malam, tapi rasanya enggak fair juga menghalanginya tidur nyenyak," ujar Karen.

Bagi Neil Stanley, peneliti masalah tidur dari Norfolk and Norwich University Hospital, pasangan yang tidur terpisah pasti akan bubar hanya mitos belaka. Justru, "Orang yang kelelahan akan lebih menyedihkan, dan lebih punya risiko bercerai."

Keharusan berbagi tempat tidur, menurut Stanley, hanya lah suatu norma budaya, tanpa ada dasar ilmiahnya. “Tidur adalah hal paling egois yang dapat kita lakukan, dan kita tidak perlu membaginya," tegasnya.

Bagaimana dengan Anda? Masih rela terbangun terus gara-gara terganggu dengkuran suami?

DIN Sumber : Times Online

5 Alasan Konyol untuk Putus


Dalam bukunya yang akan terbit, Lance, pembalap sepeda Lance Armstrong menyampaikan alasan di balik putusnya hubungannya dengan Sheryl Crow, pada 2006 lalu. "Ia menginginkan pernikahan dan anak. Bukannya saya enggak mau, tapi saya enggak menginginkannya waktu itu karena saya baru bercerai dari pernikahan sebelumnya. Saya juga sudah memiliki anak (Luke, 9, dan si kembar Grace and Bella, 7)," ujar pria yang bercerai dari istrinya tahun 2003 itu.

Armstrong secara terang-terangan menyalahkan "jam biologis" mantan tunangannya itu. "Tekanan inilah yang mengacaukan hubungan kami," lanjutnya. Menurutnya, mereka sudah berkonsultasi dengan terapis perkawinan, namun situasi tersebut benar-benar tak dapat dikompromikan lagi. "Kami berada pada titik yang berbeda dalam hidup kami. Kami tidak satu pandangan dalam hal tersebut. Saya merasa tidak siap... mungkin di masa depan saya akan siap, tapi tidak saat itu."

Pengakuannya segera menimbulkan pro dan kontra. Pandangan Armstrong mengenai pernikahan dan anak juga dipertanyakan. Akhir Juli 2008 lalu, ia baru berpisah dari aktris Kate Hudson. Namun pada Desember 2008, juara Tour de France tujuh kali ini sudah mengumumkan bahwa ia akan menyambut kehadiran bayi yang tengah dikandung pacar barunya, Anna Hansen. Pengumuman ini memberi kesan bahwa Armstrong sebenarnya tidak membutuhkan waktu lama untuk memutuskan untuk memiliki anak.

Alasan Armstrong dinilai hanya mengada-ada. Adakah ia satu di antara sekian pria yang memberikan alasan konyol untuk memutuskan hubungan dengan pasangannya? Betulkah alasannya adalah, "Saya tidak menginginkan anak," atau sebenarnya, "Saya tidak menginginkan anak bersamamu?"

Menurut Dr. George Karanastasis, penulis buku best-seller How To Get Her Back For Good, pria memang sering melontarkan alasan-alasan tertentu saat memutuskan hubungan dengan wanita. Namun alasan sesungguhnya di balik alasan tersebut seringkali tidak terungkap, atau, sama sekali berbeda dengan yang dilontarkan. Pada dasarnya, terdapat 5 jenis alasan yang sering dikemukakan pria. Ia mengajak para wanita untuk menerjemahkan makna alasan tersebut.

Alasan no. 1: "Saya mencintaimu, tetapi saya enggak jatuh cinta padamu."
Artinya: “Saya enggak tertarik denganmu lagi. Dulu saya memang tertarik padamu, tetapi perasaan itu sudah lama hilang." Ini memang kalimat klasik yang dipakai kaum pria ketika hubungan sudah terlalu lama.

Alasan no. 2: “Bukan kamu yang salah, aku yang salah!”
Artinya: Sekali lagi, "Saya enggak tertarik denganmu lagi.” Apakah Anda melihat polanya di sini? Suatu hubungan diawali oleh rasa tertarik. Bila hal tersebut sudah tak ada lagi, tak ada yang perlu dipertahankan lagi. Dengan berinisiatif mengakui "kesalahan" tersebut, pria tak perlu banyak berdebat, dan lebih mudah menarik diri dari hubungan.

Alasan no. 3: “Saya terlalu sibuk untuk berpacaran saat ini.”
Artinya: “Hubungan ini lebih banyak menimbulkan masalah, dan saya lebih baik menjauh darimu." Tidak ada hubungan yang sempurna; selalu ada hal-hal yang baik dan buruk. Yang membedakannya adalah, berapa rasio baik dan buruk ini? Bila yang buruk lebih banyak, itu saatnya memutuskan hubungan.

Alasan no. 4: “Saya jatuh cinta terlalu dalam denganmu, dan saya takut!"
Artinya: Pria ini menganggap pasangannya terlalu menuntut, dan tidak memberinya ruang untuk bernafas. Karena itu, lebih baik bila ia segera keluar dari hubungan tersebut. Mempertahankan hubungan hanya membuat pria merasa sakit kepala.

Alasan no. 5: “Kamu pantas mendapatkan pria yang lebih baik," atau "Kamu terlalu baik buat aku.”
Artinya: “Saya ingin mencari wanita lain, yang tidak seperti kamu.” Boleh dibilang ini alasan yang paling konyol. Punya pacar yang baik kok malah dilepas?

Nah, bila salah satu alasan ini pernah digunakan pasangan untuk menghindar dari Anda, sudah lah. Beri dia ruang yang diinginkannya, dan lanjutkan hidup Anda, sendiri atau pun bersama pria yang mau menerima Anda apa adanya.

Berani Melakukan Dirty Talk?


Sebuah studi mengungkapkan, selain berangan menjadi pihak yang mendominasi hubungan seksual, kaum perempuan ternyata juga kerap berfantasi melakukan dirty talk. Sebab, "Wanita memiliki pikiran yang lebih erotis daripada pria," ujar Robert Birch, PhD., seorang sexologist. "Seorang pria mungkin akan mengatakan, 'Aku lagi kepingin nih, yuk ke kamar!' Namun wanita akan mengatakan, 'Ya, aku ingin dirty talk'. Wanita menginginkan aktivitas seksual yang melibatkan perasaan, atau drama, ketimbang melakukannya begitu saja."

Sayangnya, banyak pasangan yang merasa tidak nyaman melakukan dirty talk, meskipun jauh di lubuk hatinya sesekali ingin mendengarkan pasangannya mengatakan kalimat-kalimat sensual. Untuk melakukannya dengan nyaman dan tidak terkesan konyol, Anda harus lebih mampu mengekspresikan diri Anda. Awalnya memang akan terasa canggung, namun bila sudah terbiasa Anda pasti akan menyukainya. Bagaimana pun juga, hal ini Anda lakukan dengan suami sendiri, yang sudah Anda kenal bertahun-tahun.

Nah, sekarang, bagaimana teknik dirty talk yang disarankan?

Harus orisinal. Dirty talk bisa terdengar konyol jika Anda membayangkannya seperti yang sering Anda lihat di film. Mungkin Anda mengira bahwa dirty talk harus spesifik. Namun agar dirty talk terdengar menyenangkan, Anda harus mengatakan sesuatu yang orisinal. Jadilah diri Anda sendiri. Jika Anda juga berperan dalam percakapan ini, katakan sesuatu yang menyangkut diri Anda. Buat aspek yang berbeda dari kepribadian Anda sebagai inspirasinya.

Atur suara. Anda bisa menyampaikan "pesan" Anda melalui rajukan dengan tone yang rendah, memekik dengan pitch yang tinggi, atau sekadar berbisik. Semua gaya tersebut bisa saja merefleksikan cara berbicara Anda sehari-hari, atau suatu ekspresi yang berbeda dari kepribadian Anda. Anda tidak harus menggunakan satu jenis suara saja, akan lebih baik jika ada surprise untuk pasangan.

Tambah perbendaharaan kata Anda. Banyak dari kita yang tidak pernah menyumpah atau mengucapkan kata-kata kasar. Nah, dirty talk menjadi kesempatan bagi Anda untuk mengekspresikan diri Anda dari sisi yang berbeda. Namun, hindari istilah-istilah klinis, misalnya "alat vital". Sebab, hal ini tidak terdengar menggairahkan sama sekali. Jika kehabisan ide, kumpulkan dulu kata-kata yang pernah Anda dengar. Anda bisa mencari di internet, atau menonton film biru. Namun akan lebih menyenangkan jika Anda menemukan bahasa Anda sendiri.

Buat kesepakatan dengan pasangan. Banyak dari kita tidak melakukan dirty talk karena khawatir terdengar konyol atau menjijikkan, sehingga takut ditolak pasangannya. Untuk itu, aksi ini harus dilakukan atas kesepakatan Anda berdua. Buat aturan, seperti: tidak boleh menertawakan satu sama lain, atau tidak menilai atau meralat ucapan pasangannya. Dalam kondisi yang "panas", apa saja bisa keluar dari mulut pasangan. Pastikan Anda berdua mau menghargainya.

Lakukan sebagai foreplay. Cara yang baik untuk melihat reaksi Si Dia adalah menggunakan dirty talk sebagai foreplay. Sambil berciuman atau saling menyentuh, katakan hal-hal mengenai dirinya yang sudah lama ingin Anda katakan. Asumsinya, semua pria adalah petualang di atas ranjang, namun bisa saja kata-kata Anda membuatnya takut. Katakan sesuatu yang tidak begitu "menantang", hanya untuk melihat reaksinya.

Mulailah dengan lebih halus. Jangan merasa Anda harus langsung menyampaikan hal-hal yang intim, karena pasangan bisa kaget. Cara yang baik untuk memulai dirty talk adalah menggambarkan dengan jelas apa yang sedang terjadi selama hubungan intim berlangsung. Misalnya, "Aku suka kalau tanganmu menyentuh...." Gambarkan bagaimana rasanya di tubuh Anda. Jika Si Dia terlihat menikmati aktivitas ini, Anda bisa menyampaikan sesuatu yang lebih "hardcore".

Buat sebagai pembicaraan dua arah. Begitu Anda berinisiatif melakukan dirty talk dengan pasangan, minta lah ia melakukan hal yang sama. Tidak semua orang melakukan dirty talk, namun Anda mungkin saja lebih suka melakukannya daripada mendengarnya (atau sebaliknya). Namun dengan mencoba melakukannya, Anda bisa mendapatkan perspektif yang berbeda. Selain itu Anda mungkin juga mempelajari hal-hal baru dari pasangan yang sebelumnya tidak Anda ketahui.

(Dari berbagai sumber)

Pentingnya Chemistry dalam Hubungan


Seorang rekan Kompas.com membatalkan rencana pernikahannya dengan pria yang beberapa tahun ini menjadi kekasihnya. Padahal, tidak ada masalah besar yang menjadi penghalang atau perusak hubungan mereka. Mulanya masing-masing hanya merasa masih ingin bersenang-senang, ingin bebas melakukan apa saja yang diinginkan. Setelah berdialog lebih lama, muncul fakta berikutnya: masing-masing ternyata belum terlalu sreg dengan pasangannya. Istilahnya, "enggak demen-demen amat". Tampaknya, meskipun tidak mereka sadari, di antara mereka tidak ada chemistry. Akibatnya, muncul keraguan: bisa nggak sih mereka hidup bersama sampai tua nanti?

Sang rekan tampaknya lega dengan keputusannya. Daripada hubungannya dengan sang kekasih garing sampai tua, lebih baik mereka mundur dan memberi waktu pada diri masing-masing untuk mengetahui apa yang diinginkan dalam sebuah hubungan. Apalah artinya kalau menjalin hubungan hanya supaya memiliki pasangan, namun tidak ada ikatan emosional dalam diri masing-masing?

Menurut Toni Coleman, pendiri Consum-mate Relationship Coaching, ada keyakinan bahwa cinta sejati tak mungkin hadir tanpa chemistry. Karena itu orang-orang yang sedang melakukan pendekatan biasanya akan memutuskan, jika mereka mengalami perasaan yang intens terhadap seseorang, maka mereka sudah memiliki dasar untuk membangun hubungan yang ideal dan awet. Namun menurut Coleman, definisi chemistry tidak terbatas pada respons fisik seseorang kepada orang lain. Untuk mengetahui apakah Anda memiliki koneksi yang tepat dengan calon atau pasangan Anda saat ini, penting untuk memiliki pengetahuan mendasar mengenai apa yang disebut sebagai chemistry.

Anda mungkin merasa begitu mencintai pasangan karena ia tampan atau dapat menjadi partner seksual yang hebat. Namun di saat lain Anda mengeluhkan mengapa ia enggan mendengarkan kejadian penting apa yang Anda alami di kantor, atau ia membiarkan Anda kelelahan mengurusi rumah setiap hari. Ketertarikan secara fisik tak bisa disamakan dengan chemistry yang sesungguhnya. Hubungan seperti ini tidak memiliki elemen yang dibutuhkan untuk dapat membangun kebersamaan yang bahagia dan saling memuaskan.

Kahlil Gibran menggambarkannya sebagai "kedekatan spiritual". Hal ini terjadi ketika Anda bertemu seseorang dan dengan cepat terjalin suatu hubungan yang lebih dalam, dan hanya dapat dirasakan dalam hati dan jiwa. Apakah yang tidak ditemukan contoh kasus di atas? Yaitu persahabatan, respek, humor, perasaan hangat, dan kesenangan yang dirasakan dengan kehadiran pasangan.

Ketertarikan fisik biasanya kita alami ketika pertama kali bertemu seseorang. Setelah lama mengenalnya, kita bisa saja makin menyukainya, atau bisa juga malah ilfil. Dalam ketertarikan fisik terjadi reaksi kimia yang disebut phenyl ethylamine (PEA). Substansi ini pada dasarnya sudah terdapat di dalam otak, dan disebut sebagai natural amphetamine. Substansi ini menstimulasi kita dan meningkatkan energi fisik dan emosional. Ketertarikan itu sendiri menyebabkan kita memproduksi lebih banyak PEA, yang hasilnya adalah perasaan campur-aduk saat jatuh cinta. Substansi lain yang dilepaskan oleh PEA adalah dopamine, yang meningkatkan hasrat kedekatan secara fisik, dan terkoneksi secara intim.

Ketika zat-zat kimiawi ini dilepaskan dalam jumlah besar, mereka mengirim sinyal dari otak ke organ tubuh yang lain. Jika Anda bingung mengapa Anda tertarik dengan orang yang, misalnya, bukan tipe Anda, hal ini mungkin karena kadar respons fisik Anda terhadap substansi ini tinggi. Akhirnya, kemampuan Anda untuk membuat "penilaian" terhadap pria tersebut menjadi kacau-balau.

"Kedekatan secara spiritual" berkembang sejalan dengan waktu dan kontak yang dilakukan terus-menerus. Ketika perasaan ini mulai muncul, otak memproduksi endorphin. Substansi ini lebih seperti morphine, dan menghasilkan peningkatan rasa tenang yang mengurangi kegelisahan. Begitu hubungan Anda berlanjut ke tahap ini, hubungan tersebut akan lebih dilandasi kenyamanan, komitmen, dan persahabatan.

Hubungan "soul mate", pada dasarnya membutuhkan beberapa elemen ini. Namun, elemen-elemen tersebut muncul tahap demi tahap. Tidak berarti ketertarikan fisik akan hilang ketika Anda memasuki hubungan yang lebih dalam, namun hal itu akan berubah. Kita tidak lagi mengalami perasaan yang meluap-luap, atau berbunga-bunga, begitu kita menjalani hubungan yang berangkat dari komitmen. Meskipun begitu, dalam hubungan yang sehat pun Anda tetap dapat merasakan momen yang intens tersebut. Misalnya, ketika Anda merasa ada yang kurang dalam diri Anda ketika suami tengah bertugas ke luar kota. Yang Anda rasakan bukan sekadar kangen, tetapi Anda merasa ada sebagian diri Anda yang hilang, atau tidak lengkap. Demikian pula yang dirasakan oleh pasangan terhadap Anda.

Nah, beruntunglah Anda yang memiliki chemistry yang begitu dalam dengan suami, karena tidak semua pasangan merasakannya.


DIN
Sumber : www.sideroad.com

6 Janji yang Bikin Hubungan Makin Erat


Sepuluh tahun pernikahan, seringkali menjadi tantangan tersendiri. Karir yang mulai mapan, ditambah anak-anak yang semakin besar, membuat kita lupa bagaimana indahnya mendengar sweet promise atau janji manis dari pasangan.

Padahal janji manis adalah medium untuk membuat kita selalu jatuh cinta pada pasangan. Karena janji manis merupakan blueprint dari rasa cinta yang dilakoni setiap harinya. Psikolog John Gottman, PhD, bahkan menyakini, janji manis yang diucapkan setiap hari akan mengkristal dalam hati. "Kristalisasi inilah yang nantinya menjadi wujud nyata dari cinta."

Lalu janji manis seperti apa yang dapat melanggengkan komitmen berbagi hidup bersama pasangan?

"I vow to not go to bed angry"
Memberikan punggung pada pasangan usai bertengkar, ternyata bukan reaksi yang bijak. Penelitian yang dilakukan University of Washington mengungkapkan, pertengkaran yang dibawa tidur hanya akan meningkatkan gengsi ketimbang rasa sayang kita terhadap pasangan. Maka penelitian yang dilakukan pada Love Lab ini, mendorong setiap pasangan menyelesaikan masalah sebelum tidur. Tujuannya hanya satu, menyelesaikan permasalahan yang menguntungkan kedua belah pihak.

"I vow to keep our romance going -even when I'm not feeling romantic"
Kerja yang menumpuk yang dibayangi dengan acara rutin keluarga besar, sering kali membuat kita lupa akan kesenangan yang dilakukan sebelum menikah. Menonton film atau makan di restoran romantis, misalnya. Padahal momen berdua ini akan membuat kita dapat saling memperhatikan secara utuh. Habiskanlah waktu bersama di akhir pekan, untuk menyadari bahwa pasangan yang ada di samping kita adalah yang terbaik bagi kita.

"I vow to be honest"
Berapa kali kita rela menemani pasangan menonton siaran langsung sepak bola yang sebenarnya tidak kita sukai? Mencoba untuk menikmati, sebenarnya hanyalah menyiapkan bom waktu. Karena di dalam hati kita marah dan jenuh. Berjanji untuk menemani pasangan dalam keadaan suka dan duka, bukan berarti menyembunyikan kejujuran. Justru definisi cinta sejati adalah saat kita bisa jujur mengekspresikan apa yang kita rasa dalam kebersamaan.

"I vow to stay faithful -even if I'm tempted
Polling mengungkapkan 28 persen laki-laki yang sudah menikah, akan mengalami affair pada usia 50 tahun. Dan 17 persen perempuan yang sudah menikah, juga mengalami hal yang sama. Memiliki ketertarikan terhadap lawan jenis adalah hal yang wajar. Tapi yang membuat komitmen kita berbagi hidup selamanya lebih memiliki makna adalah ketika kita tidak ingin menguji diri kita sendiri.

"I vow to take care of myself"
Tanpa disadari menjaga dan merawat diri adalah cara untuk membuat pasangan kita selalu jatuh cinta. Kesehatan fisik dan emosi adalah modal utama untuk dapat mendampingi pasangan. Apabila kita sakit, pasangan kita pasti akan merasa kurang bersemangat menjalani rutinitas. Alhasil, hari-hari yang dijalani pun terasa lebih berat dari biasanya karena tidak ada kesenangan yang dapat dinikmati bersama.

"I vow to cultivate intimacy"
Tidak ada salahnya untuk menyediakan waktu untuk bermesraan. Waktu bermesraan ini, adalah cara untuk memperdalam ikatan dengan pasangan. Kita mendengarkan apa yang menjadi masalah terbesarnya, tanpa harus menggurui. Posisikan diri sebagai seorang pendangar yang baik. Kadang kala, memiliki pendengar yang baik adalah terapi terbaik untuk melepaskan stres.

Si Dia Tak Pernah Bilang I Love You?


"Kamu cinta sama aku nggak, sih?" begitu tanya seorang perempuan pada pasangannya. Sang pasangan, bukannya langsung menjawab, malah langsung terdiam kaku. Kata-kata jawaban sudah terkumpul di ujung mulutnya, tetapi sulit sekali ia mengeluarkannya. Akhirnya ia hanya tersenyum dan mengecup kening perempuan tersebut. Namun, perempuan ini masih terus mendesaknya, "Sayang nggak, sama aku?"

Barangkali Anda termasuk salah satu perempuan yang pernah mengalami hal seperti ini. Memiliki kekasih, atau suami, yang tak pernah mengucapkan rasa cinta atau sayang kepada pasangannya. Padahal, tak terhitung berapa kali "I love you" yang sudah keluar dari mulut Anda selama menjalani hubungan bersamanya. Tetapi, Si Dia tak pernah membalas pernyataan Anda. Sebaliknya, ia hanya menjawab, "Ya". Aneh sekali. Jangan-jangan Si Dia tak mencintai Anda?

Wanita memang selalu membutuhkan pernyataan, atau pengakuan cinta dari pasangannya. Jika tidak, ia akan merasa tidak aman, karena mengira perasaan itu hanya muncul dari satu pihak. Padahal, hanya karena Si Dia tidak pernah mengatakan “I love you,” tidak berarti ia tidak mencintai Anda lho. Jika ia sudah menunjukkan rasa cintanya melalui perbuatan (dengan setia menjemput Anda saat Anda harus lembur di kantor, tak pernah lupa membawakan oleh-oleh untuk Anda dan anak-anak saat ada acara jalan-jalan kantor di luar kota, atau memijat kaki Anda saat Anda mengeluh kecapekan sehabis shopping di mal), untuk apa lagi ia mengatakannya?

Memaksanya mengungkapkan perasaan juga tidak akan membuat Si Dia mengucapkan kalimat sakti itu.

Mengapa pria tidak mengucapkannya?
Ada beberapa penyebab mengapa pria tidak menyatakan rasa sayangnya kepada pasangan melalui kata-kata. Hal ini biasanya berkaitan dengan karakter pria tersebut.

1. Menurut Dr. Brenda Shoshanna, psikolog dan penulis sejumlah buku seperti Zen And The Art of Falling In Love, mengatakan "I love you," sama artinya dengan menawarkan komitmen. Bagi banyak pria, cinta diekspresikan melalui tindakan, sehingga kata-kata ini adalah janji mengenai apa tindakan selanjutnya. Hanya dengan membalas ucapan Anda, pria akan merasa harus menyetujui dukungannya pada Anda. Misalnya, menikah, membelikan rumah, dan sebagainya.

2. Pada pasangan yang masih dalam tahap pacaran, pria enggan mengucapkan kalimat tersebut karena belum yakin apakah dirinya memang betul-betul mencintai pasangannya. Bagi mereka, kata cinta harus diucapkan dari hati, dengan sungguh-sungguh, bukan sekadar untuk menyenangkan hati pasangannya (meskipun ada juga yang melakukan hal ini).

3. Pria yang lain memang cenderung sulit mengekspresikan perasaannya. Orang yang sejak kecil tidak dibiasakan mengungkapkan rasa sayang kepada orangtua melalui kata-kata, ketika dewasa pun akan cenderung seperti itu. Baginya, lebih baik rasa sayang diperlihatkan melalui perbuatan, atau pemenuhan kebutuhan pasangan. Misalnya, menyediakan waktu untuk menemani Anda berbelanja di hypermarket, meskipun ia tidak menyukainya.

4. Pria yang lain lagi tidak ingin terlihat cengeng dengan mengucapkan kalimat tersebut, apalagi jika kepergok mengucapkannya di depan teman-temannya. Jika ia tahu lingkungan pergaulannya termasuk yang memiliki kebiasaan yang sama, mungkin ia pun akan melakukannya. Jika tidak, lebih baik tidak mencari masalah.

5. Pria yang pernah menghadapi kegagalan dalam hubungannya, seperti bercerai, berebut hak asuh anak, dan sejenisnya, juga akan berpikir lebih lama untuk menambahkan komitmen baru ke dalam dirinya (lihat nomor 1). Ia akan memilih lebih berhati-hati, karena tidak ingin melukai perasaan Anda, dan mengulang kesalahan yang sama.

Nah, jika Anda merasa belum yakin apakah Si Dia memang mencintai Anda, kenapa tidak langsung mengingat-ingat apa yang telah dilakukannya untuk Anda? Buat catatan mengenai hubungan Anda: Bagaimana ekspresinya saat Anda sedang sedih atau Anda sedang bersama pria yang tidak Anda kenal (bisa jadi saat cemburu pun Si Dia tidak mengungkapkannya)? Apakah ia selalu mempersilakan Anda yang memilih tempat makan? Apakah ia tidak pernah keberatan jika Anda pamit ingin jalan-jalan dengan teman-teman?

Setelah mencatat semua yang pernah diberikan pasangan kepada Anda, ucapkan terima kasih padanya, dan katakan betapa Anda beruntung memilikinya. Dan, jangan lagi mendesaknya dengan pertanyaan, "Cinta nggak sih, sama aku?"