Camilan Sehat untuk si Kecil

on Kamis, 18 Juni 2009


PADA masa pertumbuhan, anak butuh asupan gizi yang memadai. Sayangnya, acap kali si kecil lebih suka ngemildibanding menyantap makanan berat. Bagaimana menyiasatinya?

Kebutuhan anak akan nutrisi bisa didapat anak dari makanan. Tak heran, banyak orangtua yang khawatir saat anaknya malas makan. Padahal, anak harus mendapatkan gizi seimbang yang terdiri atas makro nutrien (karbohidrat, protein, dan lemak), serta mikro nutrien (vitamin dan mineral). Semua unsur tersebut harus terkandung dalam makanan yang dikonsumsi anak setiap hari. Dengan begitu, anak mendapat asupan gizi yang seimbang, baik dalam hal kualitas maupun kuantitasnya.

Anak yang perutnya mulai "bernyanyi" itu tandanya perlu makan. Masalahnya, sering kali anak ogah kalau langsung diajak makan nasi, maunya ngemil jajanan. Di sinilah kreativitas dan kecerdikan orangtua ditantang untuk menyiasatinya melalui perencanaan camilan yang sehat bagi si kecil.

Kebiasaan mengonsumsi makanan kecil memang sudah menjadi pola hidup yang sulit dihilangkan. Di Indonesia, kita biasa menyebutnya dengan ngemil dan yang dikonsumsi tentunya camilan yang biasanya berupa makanan ringan (snack). Ngemil memang enak dan bisa membuat orang ketagihan. Tak hanya orang dewasa, anak-anak dan bayi pun lebih doyan memamah makanan ringan ini. Berdasarkan informasi dari mayoclinic.com, snack time alias waktunya ngemil adalah saatsaat yang paling ditunggu anak-anak di Amerika. Tak heran bila seperempat energi harian anak-anak ini didapat dari makanan ringan.

Spesialis gizi klinik dari FKUI/RSCM Jakarta dr Fiastuti Witjaksono MS SpGK mengungkapkan, anak harus diberi makan sesuai dengan kebutuhannya. Artinya, tidak boleh berlebih ataupun kurang. "Biasanya anak kecil kan makannya susah. Mereka juga tidak suka dengan makanan tertentu seperti sayur dan buah. Padahal, semua itu penting untuk tumbuh kembang anak," kata dokter yang akrab disapa Tuti.

Selain itu, lanjut Tuti, jajanan atau camilan yang diberikan pada anak seharusnya sesuai dengan kebutuhannya dan tidak boleh berlebihan. "Jika anak sudah cukup makan, lalu diberi lagi camilan yang mengandung karbohidrat tinggi seperti snack yang isinya hanya karbohidrat dan garam, itu tidak bagus untuk anak," ujar dokter yang juga pengurus aktif dari Perhimpunan Dokter Gizi Klinik Indonesia (PDGKI).

Anak kecil sebenarnya membutuhkan camilan dan kebiasaan ngemil pada anak sebenarnya tidak sepenuhnya buruk asalkan orangtua memperhatikan betul kandungan gizi dari camilan yang dikonsumsi anak-anaknya. Karena itulah anak-anak harus dibiasakan mengonsumsi camilan sehat sehingga akan terlatih memilih makanan yang sehat hingga dewasa kelak.

"Memberi makan anak itu sebetulnya adalah mengajari. Kalau sedari kecil sudah dibiasakan makan-makanan sehat, sampai tua pun mereka akan memilih yang sehat. Tapi kalau dari kecil dibiasakan dengan sesuatu yang tidak sehat, akan sulit mengubahnya saat mereka dewasa kelak," tutur ahli gizi kelahiran Yogyakarta, 7 Februari 1954 ini.

Saat ini ada banyak jajanan kemasan yang beredar di supermarket, toko, pasar, sekolah, bahkan warung-warung di sebelah rumah. Anak-anak biasanya paling suka dengan permen atau jajanan dengan warna dan kemasan yang menarik, apalagi kalau ada hadiahnya. Padahal, kebanyakan jajanan kemasan ini berkalori tinggi, rendah nutrisi, serta bisa memicu obesitas pada anak-anak. Belum lagi ancaman zat pewarna, pengawet, dan pemanis buatan yang bisa membahayakan kesehatan anak.

Di sinilah pentingnya peranan orangtua, terutama ibu dalam mengarahkan si anak. Ibu harus benar-benar cermat menyiasati permintaan anak akan camilan. Itu karena membujuk anak tidaklah mudah, terutama saat meminta mereka mengonsumsi sayuran dan buah-buahan. Pada anak kecil, makanan tertentu mungkin dapat membuat mereka tersedak. Karena itu, untuk anak di bawah 3 tahun sebaiknya hindari sayuran mentah, popcorn, kacang, dan sayuran kering.

Konsumsi buah juga penting sebagai sumber vitamin. Namun, jika anak tidak suka dengan buah segar, ibu bisa mengolahnya dalam bentuk jus buah yang juga kaya kalsium sehingga baik untuk pertumbuhan tulang anak, terutama anak-anak yang menghindari produk susu.

Kendati mengandung nutrisi yang sehat, kalori dari segelas jus cukup tinggi dan berpeluang menyebabkan peningkatan berat badan dan kerusakan gigi jika dikonsumsi berlebihan. Beberapa minuman jus, yang 100 persen jus sekalipun, mengandung kalori lebih tinggi dari minuman berkarbonasi. Akademi Dokter Anak Amerika merekomendasikan agar anak-anak mengonsumsi tidak lebih dari 2,6 ons jus setiap hari.

Selain itu camilan bergula juga dapat menyebabkan gigi berlubang karena bakteri dalam mulut akan mengubah gula menjadi zat asam yang akan mengikis email gigi. Zat asam ini selanjutnya akan merusak gigi dalam 20 menit.

Permen atau makanan manis yang lengket biasanya merupakan penyebab kerusakan utama karena lengket di gigi lebih lama. Untuk itu, jangan biarkan anak minum jus terus-menerus sepanjang hari karena gigi anak akan sering kontak dengan gula. Selain itu, menggosok gigi sebelum tidur hendaknya menjadi rutinitas "wajib" bagi anak.

Jika anak sudah mulai bersekolah, sebaiknya orangtua membawakan bekal makanan dari rumah untuk dimakan si anak saat istirahat atau makan siang. Selain lebih sehat dan higienis, bekal makanan ini juga penting untuk mencegah anak agar tidak jajan di luar. Sebelum berangkat, penting bagi anak untuk sarapan terlebih dahulu sebagai sumber energi saat beraktivitas di sekolah dan juga agar anak tidak cepat merasa lapar.

"Kalau si anak sarapannya sudah cukup mengandung lauk pauk, sayur, dan buah, maka bekal itu sebenarnya tidak terlalu penting. Tapi kalau sarapannya sedikit, maka bekalnya juga harus lengkap. Sebab kalau tidak kenyang bisa jadi si anak akan jajan lagi saat di sekolah," papar Tuti yang juga praktik di Siloam Semanggi Specialist Clinic Jakarta.

Senada dengan Tuti, spesialis anak dan konsultan gizi dari Bagian Ilmu Kesehatan Anak FKUI/ RSCM, dr Aryono Hendarto, menegaskan bahwa orangtua harus mempertimbangkan jam makan anak. "Kalau pada pagi hari si anak sudah sarapan dengan makanan padat, maka bekalnya bisa cukup snack. Tapi kalau anak hanya sarapan dengan makanan cair atau susu, maka setelah sekitar 3 jam (pada saat istirahat), anak bisa makan snack yang berat," tutur Aryono.

Berdasarkan hal tersebut, yang terpenting diperhatikan para orangtua adalah soal pengaturan makan anak dengan memperhitungkan pengosongan lambung anak. Jenis bekal yang diberikan juga sesuai kesukaan si anak dan sebaiknya bervariatif. Jajanan yang ada di sekolah pun bisa diberikan selama itu terkontrol dengan baik oleh pihak sekolah. "Junk food boleh saja sekali-kali, tapi orangtua tetap harus mengarahkan pada makanan yang paling tidak mengandung nilai gizi yang baik," tandasnya.
(Koran SI/Koran SI/tty)

Mendidik Anak Tanpa Kekerasan


TAK sabar dengan kenakalan si buah hati, banyak orangtua menggunakan cara kekerasan untuk menanganinya. Dalam jangka pendek, cara ini efektif, tetapi efek jangka panjangnya anak akan menjadi kasar.

Si kecil Andi,7, menangis di depan pintu rumahnya. Air matanya mengalir seakan tanpa henti. Sesekali dia memanggil ibu dan ayahnya agar membukakan pintu untuknya. Namun, suaranya tidak digubris sama sekali. Hampir satu jam Andi berdiri, setelah kemudian pintu rumahnya terbuka. Sang ayah menyuruhnya masuk. Namun, tetap dengan wajah garang yang masih menyisakan kemarahan.

Apa yang dilakukan Andi sehingga orangtuanya sangat marah? Ternyata Andi bermain bola di dalam rumah, hingga memecahkan keramik kesayangan ibunya. Akhirnya Andi mendapat sebuah pukulan dan dibiarkan diam di depan pintu rumah selama lebih dari setengah jam.

Sebagai orangtua, marah kepada anak memang merupakan hal yang lumrah. Namun, jika telah disertai dengan pemukulan, apalagi sering dilakukan, akan berdampak buruk pada perkembangan mental anak dan akan membekas hingga mereka dewasa nanti. Di Indonesia, memukul atau melakukan kekerasan fisik kepada anak yang berbuat salah, masih dianggap wajar dan normal-normal saja.

Padahal menghukum anak bisa dilakukan dengan cara lain, misalnya dengan memotong uang saku atau melarang mereka bermain dengan teman-temannya.

Dalam penelitian dengan target 36.000 anak yang mendapatkan hukuman fisik di Amerika, disimpulkan bahwa hukuman fisik memiliki manfaat yaitu anak akan mematuhi perintah orangtua untuk sementara. Namun dalam jangka panjang, risiko berikut menjadi semakin besar, yaitu anak cenderung menjadi kasar bahkan agresif. Anak juga bisa menjadi sosok yang antisosial. Bahkan, pemukulan yang dilakukan bisa membuat anak menderita kelainan jiwa karena merasa tertekan.

Di Jepang beberapa waktu lalu, telah pula dibuktikan jika anak dibesarkan dengan hukuman fisik, saat beranjak remaja akan terlihat keterlambatan pada kata-kata dan perkembangan sosial. Bahkan, Osaka Report yang menyelidiki hubungan lingkungan dan perkembangan mental anak-anak adalah kecenderungan anak-anak untuk menutup diri pada orang lain dan tidak percaya diri.

"Walaupun masih anak-anak, jika dipukul anak, akan merasa harga dirinya terlukai. Apalagi jika sering dipukul, anak akan tumbuh menjadi sosok yang cenderung pendiam," kata psikolog lulusan Universitas Indonesia (UI), Dr Syafriani Hasan, beberapa waktu lalu.

Agar kehidupan psikologis anak tidak terganggu saat mereka beranjak dewasa, Syafriani mengaku orangtua harus mencoba untuk tidak memaksakan hukuman fisik kepada anak dengan cara yang kasar. "Sekarang sedang dikembangkan cara pengganti kekerasan, yang lebih efektif dan sedikit risiko. Yang harus dilakukan orangtua ketika mendapati anak yang nakal adalah dengan mengawalinya dengan nasihat dan tetap menjaga kontak mata," sebutnya.

Lebih efektif mengatakan perintah dengan suara yang tenang dan mantap daripada membentak dengan emosional. Bukankah kita pun pada masa kecil lebih bereaksi ketika ibu berkata dengan suara mantap, "Kerjakan..." daripada ketika ia berteriak-teriak histeris?

Setelah memberikan peringatan tentang kapan harus dimulai pekerjaannya, berikan petunjuk tegas, jika ia mematuhi perintah, pujilah. Jika tidak mematuhi, ulangi petunjuk yang sama. Jika diberikan petunjuk yang sama pun anak tidak mematuhi, acuhkan dulu sementara, dan tunggulah. Jika selama didiamkan dia mulai mengerjakan, segera berikan pujian. Jika selama didiamkan dia tidak mengerjakan, lakukan langkah berikutnya, yaitu menyetrap atau dikenal dengan istilah time out.

Time out adalah hukuman yang bisa diterapkan pada usia 3 tahun sampai usia kelas rendah SD, pada jangka waktu tertentu, anak harus berada di tempat tertentu. Diberlakukan saat anak melakukan hal yang sulit dimaafkan. Jangka waktu tertentu itu yakni secara umum, sama dengan usia anak. Misalnya pada usia 3 tahun, 3 menit. Usia 5 tahun,5 menit.

"Pasanglah timer di ruang time out. Jika anak berhasil melaluinya, jangan sungkan-sungkan memuji," tutur psikolog berjilbab tersebut.

Lebih lanjut ditambahkannya, anak-anak sebenarnya adalah jiwa yang juga memiliki naluri untuk melakukan sesuatu dengan benar, baik dan sesuai dengan apa yang diharapkan orangtua. Namun, cara orangtua yang salah dalam menerapkan pendidikan di rumah, terkadang membuat anak tidak terkendali. "Ketegasan kadang sangat dibutuhkan. Orangtua boleh tegas pada anak asalkan jangan memukul," kata dia lagi.

Senada dengan Syafriani Hasan, pengajar TK Kasih Bunda Jakarta Abdul Razak mengaku, anak-anak yang sering mendapatkan hukuman fisik di rumah, ketika berada di sekolah akan terlihat sangat berbeda dibandingkan dengan anak lain. "Mereka cenderung murung namun bisa agresif bila tersinggung atau ingin mendapatkan benda yang mereka inginkan, mereka juga lebih egois," sebutnya.

Memang untuk mendidik anak tanpa kekerasan, butuh usaha keras dan harus dilakukan secara benar. Mendidik tanpa kekerasan bukan berarti anak dibiarkan begitu saja bila melakukan kesalahan. Penegakan disiplin sangat penting bagi anak-anak. Malah tak ada pembedaan antara laki-laki dan perempuan. Untuk menegakkan disiplin, pemberian sanksi mutlak diberikan. Hanya saja, pilih cara yang baik dan jangan gunakan kekerasan.
(Koran SI/Koran SI/tty)

Cara Wanita & Pria Turn On


KECENDERUNGAN pria dan wanita terhadap seks memang berbeda. Faktanya, sensasi tubuh pria lebih tergetar oleh seks daripada wanita.

Fakta tersebut seperti dilansir Health24 pada Februari 2009 dari The Great South Africa Sex Survey (The Great SA Sex Survey). Sekira 72 persen pria menganggap seks sebagai hal yang "luar biasa penting" dalam hidup mereka. Sementara sekira 66 persen menilai seks dengan istilah "sangat penting", dan bukan "luar biasa".

The Great SA Sex Survey melakukan survei ini terhadap 11.180 responden berusia di atas 20 tahun selama lima minggu di Afrika Selatan. Responden diukur dengan variabel terakhir dari Statistics SA's General Household Survey. Jadi, survei ini mewakili kebiasaan dan sikap dari 2,6 juta penduduk metropolitan usia dewasa.

Hasil survei lebih detail

Pria tahu apa yang harus dilakukan untuk membuatnya turn on. Sekira 42 persen mengatakan, yang paling membuat mereka turn on adalah tubuh aduhai wanita. Jadi, saat ada seorang wanita bertubuh montok berjalan melewati ruangan kerjanya, pria pasti akan mengalihkan perhatiannya dari kesibukan yang tengah dilakukan.

Sedangkan wanita mengagungkan percakapan manis (seksi) sebelum bercinta untuk membuatnya turn on. Padahal, sekira 40 persen pria tak mampu merancang sebuah percakapan manis bersama pasangannya sebelum bercinta.

Sebagai catatan Anda, berapa banyak wanita mengatakan bahwa tubuh bagus pria bisa membuatnya turn on? Hanya 15 persen. Dan berapa banyak pria mengatakan bahwa percakapan manis adalah bagian asyik sebelum bercinta? Hanya 15 persen.

Kini, saat bicara tentang apa yang membuat kita jatuh cinta, pria lebih memilih cara pandang dan pikir wanita, jumlahnya sekira 49 persen. Sementara sebanyak 45 persen wanita menyebutkan "cara berpikir dan kemampuan komunikasi" sebagai poin penting.

Menemukan seks yang lebih baik pada pernikahan kedua

Kehidupan seks akan teruji saat usia pernikahan Anda sudah di atas lima tahun. Sebagian dari kita merasa pernikahan, terutama aktivitas seks, tak lagi menyenangkan saat dilakukan bersama pasangan. Tak sedikit yang kemudian menikah lagi dan menemukan kebahagiaannya.

Survei meminta responden untuk merangking aktivitas seksual mereka bersama pasangannya kini dengan pasangan sebelumnya. Hanya 35 persen pria pada pernikahan keduanya mengatakan bahwa partner seksnya kini lebih baik dari partner seks sebelumnya.

Sementara di sisi wanita, 51 persennya mengatakan punya pengalaman seks yang indah pada pernikahan pertama, dan 63 persennya mengaku pada pernikahan kedua.

Mengapa hasilnya bisa seperti itu? Pada kasus pria, bisa jadi masalahnya terletak pada kedewasaan, di mana pria berusia di atas 50 tahun percaya bahwa pergumulan terbaik sepatutnya dengan seseorang yang dicintai, yang mereka rasakan pada pasangan kedua.

The Great SA Sex Survey juga menemukan fakta, di antaranya:

- Wanita dan pria sama-sama menyukai hal-hal berbau porno. Sekira 90 persen pria dan 70 persen wanita mengatakan hal ini mendorong gairah seks mereka.

- Wanita mengawali pengalaman seksnya lebih lamban. Lebih dari 20 persen wanita pertama kali masturbasi saat usianya di atas 18 tahun, sedangkan 62 persen pria melakukannya sejak usia 14 tahun, bahkan ada yang lebih muda. Hanya 4 persen pria menunggu sampai mereka cukup berumur untuk bisa memesan bir di bar sebelum mencoba masturbasi.

- Hampir 73 persen dari kita pernah bercinta di area publik, seperti mobil, pantai, pesta, dan lainnya.

- Lebih dari 41 persen wanita mengklaim sesekali melakukan orgasme palsu.
(tty)

Menjadi Pria Sejati di Ranjang


BAGI sebagian besar pria, seks hanyalah sebatas penetrasi dan ejakulasi, bahkan kadang tanpa komunikasi. Padahal, perempuan membutuhkan lebih dari sekadar penetrasi. Pemanasan, misalnya, selalu menjadi titik api perempuan untuk mendapatkan orgasme. Sayang, lelaki jarang yang memahami hal ini.

Dalam berhubungan seks, hal-hal yang bersifat visual sangat memegang peran penting. Dalam pemanasan, hal yang visual ini memenuhi hampir 70 daya rangsang. Karena itu, jadilah lelaki sejati, yang melakukan hubungan seksual tak hanya fokus pada penetrasi dan ejakulasi, tapi juga ciuman, rangsangan, dan komunikasi akrab, terutama pascaorgasme. Kami menuntun Anda menjadi pencumbu sejati, seperti dilansir Geocities.

Ciptakan suasana romantis

Dalam aktivitas seks, suasana membentuk dan memengaruhi kesiapan emosi yang diperlukan dalam proses pemanasan. Pada kebanyakan wanita, suasana rileks, tidak tergesa-gesa dan lembut yang menggambarkan romantisme merupakan kebutuhan yang diimpikan.

Banyak pria yang mengerti hal ini, tapi tak melakukannya. Meskipun suasana seperti itu lebih banyak ditemukan dalam novel dan film percintaan, tapi para pria bisa mewujudkannya.

Musik lembut, lampu temaram, foto kenangan atau suguhan film yang mengagungkan cinta dan kasih sayang dapat disiapkan sebagai awal atau selama pemanasan. Anda bersiaplah menerima kejutan.

Tempat spesial

Spesial di sini bukan berarti harus mahal, tapi nyaman dan terjamin. Bagi perempuan, tempat yang tidak nyaman akan membuat dia suntuk menikmati hubungan itu. Kefokusan itu yang sangat penting, yang membuatnya bebas mengekspresikan segala yang dia rasakan, mengerang, ataupun menjerit.

Berpakaian sensual

Pasti Anda akan tertawa? Padahal, inilah kenyataannya. Para pria, tentu sangat suka jika pasangannya berpakaian seksi, menggoda, berbaju tipis, daster, dan parfum yang merangsang. Kenyataannya, kaum perempuan pun menyukai pemandangan yang begini. Mereka menyukai lelaki yang rapi, bersih, dan seksi. Telanjang dada, mulut wangi, dan bau tubuh yang enak. Jadi, jangan habis mabuk mengajak bercumbu?

Komunikasikan keinginan Anda

Seks yang optimal terjadi karena kesamaan keinginan. Karena itu, katakan keinginan dan fantasi Anda. Mungkin Anda ingin mencumbunya dengan cara tak lazim, mengoral atau mengelus wilayah intimnya. Ia akan kaget jika tak dikatakan, tapi akan menikmati jika Anda meminta izinnya. Kesamaan keinginan ini sangat utama.

Rayulah dia


Kata-kata romatik, keluhan nikmat, ataupun rintihan sangat merangsang pasangan. Ketika bercumbu, pujilah kulitnya, matanya, bibirnya, atau kelembutan dadanya. Dia akan sangat terangsang. Kata-kata manis ini akan memicu dan memacu gairahnya.

Pahami titik erotiknya

Ini vital. setiap perempuan memiliki titik erotik yang memang hampir sama. Tapi, mana yang paling memberikan sensasi sangat berbeda. Ketahuilah hal itu dari sentuhan Anda, mana yang membuat dia paling mengerang dan terangsang. Pelajari terus titik erotik ini, dan tingkatkan daya rangsang Anda. Payudara, ketiak, bawah telinga, pangkal paha, vagina dan klitoris adalah titik puncak itu. Eksplorasi di titik ini akan sangat melenakannya.

Tentukan waktunya

Jika rangsangan sudah Anda lakukan, tentukan kapan penetrasi. Ini penting. Jangan terlalu cepat, di saat dia belum sungguh terangsang, juga jangan terlalu lambat, sehingga dia lelah menunggu. Mungkin, waktu yang agak pas, 20 menit setelah rangsangan cukup untuk Anda mulai lakukan penetrasi. Pahami keadaan dia akan orgasme, dan jangan mempercepat gerakan Anda. Tenang saja, dan biarkan dia mendapatkan orgasme yang panjang dengan nikmat, baru Anda menyusul kemudian.(tty)

Ciri Pria Bukan Pencium Ulung


SEBUAH ciuman yang dahsyat bisa menjadi penghantar yang baik dalam kencan seks Anda bersama pasangan. Tapi, apa jadinya jika pasangan terus menolak ciuman yang sering Anda lancarkan padanya?

Tentu saja kencan seks pun tertunda, dan Anda hanya bisa gigit jari menahan hasrat yang terpendam. Menilik permasalahan yang satu ini, Askmen melansir ciri pria bukan pencium ulung, di antaranya:

Pasangan tak lagi memainkan lidahnya

Di awal Anda menciumnya, pasangan terlihat begitu hot. Bahkan, sering kali memainkan lidahnya dengan gerakan-gerakan nakal saat merespons aksi liar Anda. Tapi kini ciumannya tak sepanas dahulu. Hal ini bisa saja disebabkan gigitan nakal Anda sempat membuatnya kesakitan. Akan lebih baik jika Anda dapat membaca situasi dengan benar dan tepat. Misalnya, jangan mengeluarkan air liur saat memberinya ciuman panas, karena mungkin saja pasangan hanya ingin mengucapkan selamat malam pada Anda.

Teknik ciuman yang buruk

Jika pasangan sering kali menghindari ciuman Anda, pasti ada sesuatu yang salah telah Anda lakukan. Anda patut menganalisa dan menilik teknik ciuman yang selama ini Anda lancarkan ke arah bibirnya. Hal ini bisa diakibatkan dari teknik ciuman Anda yang kurang sempurna, sehingga pasangan kesulitan bernapas saat berciuman mesra dengan Anda.

Dia tak pernah berinisiatif mencium Anda

Salah satu pertanda dia tak tertarik dengan ciuman Anda, karena ciuman Anda terasa hambar. Alhasil, dia pun tak pernah berinisiatif mencium Anda. Atau disebabkan mood-nya sedang tak bagus sehingga dia enggan mencium Anda, walaupun Anda merayunya ribuan kali.

Dia tak pernah mengomentari ciuman Anda

Ciuman dahsyat bisa membangkitkan pujian. Namun, jika pasangan termasuk salah satu wanita yang tak pernah mengomentari ciuman Anda, berarti ciuman Anda kurang dahsyat. Anda harus mencari jurus lain yang bisa membangkitkan gelora cintanya.
(tty)

Seni Ciuman Maut di Ranjang


CIUMAN merupakan bahasa cinta klasik yang mampu mengekspresikan perasaan sayang kepada pasangan. Dengan berciuman, Anda juga bisa mendapatkan sensasi seks luar biasa.

Pada mulut, terdapat berjuta-juta sel syaraf penggerak nafsu seks. Mulut memiliki sensor yang sangat peka, sehingga bisa memacu permainan seks lebih menggairahkan di ranjang.

Jika Anda ingin menjadi pencium ulung dan melambungkan pasangan hingga ke langit ketujuh, Anda dapat mencontek seni ciuman memikat dari Loving You berikut:

Ciuman pembuka

Jenis ciuman ini bisa dilakukan secara rileks sebagai tahap awal berhubungan seks. Meski rileks, ciuman ini bisa memberikan perasaan mesra bagi masing-masing pasangan.

Ciuman pembuka dilakukan dengan mulut tetap tertutup, antara bibir beradu dengan bibir. Saat menempelkan mulut dilakukan dengan penuh kelembutan. Untuk menambah sensasi bercinta, Anda dapat melakukannya dengan mata terpejam.

Ciuman berdurasi

Sebelum memulai ajang pergumulan, ciuman menjadi bagian wajib dari foreplay. Agar ajang foreplay terasa menggoda, Anda perlu melakukan ciuman berdurasi yang dapat membangkitkan mood Anda mencoba sensasi lain.

Jika Anda ingin meningkatkan birahi saat berhubungan intim, ciuman dengan durasi cepat dan nakal menjadi pilihan terbaik. Agar menimbulkan sensasi penuh gelora, Anda bisa bereksporasi di area yang berbeda.

Ciuman menggoda

Kondisi bibir juga menjadi bagian paling besar sebelum Anda berciuman dengan pasangan. Untuk membuat kenangan indah setelah berhubungan seks, Anda harus memastikan memakai lipstik warna yang menggoda. Bekas ciuman warna merah di beberapa area sensitifnya bisa membuat si dia tergoda.

Ciuman santai

Ciuman santai dapat memberikan perubahan pada jenis ciuman yang selama ini Anda lakukan bersama pasangan. Untuk melakukannya, pertama kali Anda dapat mencium pasangan dengan teknik kaku dan membiarkan bibir tetap tertutup agar rasa gugup hilang. Tahap selanjutnya, Anda harus membiarkan pasangan menikmati setiap kuluman Anda dengan lembut.(nsa)

69, Posisi Seks Favorit Wanita


SAAT rutinitas seks membosankan, saatnya pasangan mencari alternatif posisi bercinta yang berbeda. Salah satunya, posisi seks 69. Bagaimana cara mempraktikkannya?

Seperti diketahui, posisi bercinta 69 memang menarik untuk dipraktikkan. Namun nyatanya, ada beberapa wanita yang tak menyukainya.

Gaya bercinta ini dapat dilakukan dengan kedua pasangan saling berhadapan dan sejajar di ranjang. Dengan posisi tersebut memudahkan pasangan melakukan manuver.

Gunakan jari untuk melakukan oral. Sentuh klitorisnya dan penetrasi dia. Lakukan cara apa pun agar pasangan lepas kendali. Tapi jangan berlebihan, karena si dia bisa secara spontan melepaskan Mr P Anda.

Hanya saja, untuk menerapkan posisi 69 ada beberapa aturan yang lebih memudahkan Anda berdua bermanuver. Untuk itu, Askmen membeberkan beberapa aturannya:

Bersihkan diri

Sama seperti kegiatan seks lainnya, Anda berdua harus membersihkan diri terlebih dahulu sebelum memulai pergumulan. Jadi, jika Anda berdua ingin sukses melakukan posisi 69, bersihkan diri terlebih dahulu, terutama di area genital. Sebab, masing-masing pasangan akan lebih tertuju pada area sensitif dibandingkan bagian tubuh lainnya.

Bahkan, lebih baik jika Anda melakukannya berdua. Mandi bersama di bawah gemericik air shower semakin membangkitkan gairah dan membuat Anda ingin segera bercinta dengannya.

Foreplay menggoda

Sama halnya dengan posisi bercinta lainnya, untuk melecutkan gairah si dia, Anda harus melakukan foreplay terlebih dahulu. Aksi kali ini harus dilakukan perlahan. Karena itu, Anda tak bisa memaksanya segera mengambil posisi di atas tubuhnya. Pastikan Anda dapat membakar gairahnya dengan foreplay menggoda, baru bermanuver dengan posisi 96.

Posisi woman on top

Jika ingin mempraktikkan posisi 69, Anda lebih baik menerapkan gaya women on top (wanita di atas). Gaya ini mampu menambah gelora dan semangat selama babak percintaan berlangsung.

Gaya ini juga memudahkan Anda membelai rambutnya, dan membuat dia mampu mengontrol kecepatan gerakan yang memudahkan untuk penetrasi.

Saat Anda membiarkan si dia memegang kendali, gaya samping dapat menjadi pilihan untuk memberikan kenyamanan bercinta bersamanya dalam durasi lama. Untuk lebih memberikan kenyamanan, tak ada salahnya meletakkan bantal untuk menyangga kepala.

Si dia juga ingin meraih kenikmatan

Saat Anda ingin melakukan posisi bercinta 69, hal paling penting lainnya ialah Anda bukanlah satu-satunya obyek yang ingin meraih kenikmatan. Pasangan pun harus diperlakukan sama. Karenanya, beragam arahan penting akan semakin memudahkan Anda berdua meraih permainan indah bersamanya.

Bagaimana, siap bermanuver dengan posisi 69?(nsa)

Lokasi Bercinta Paling Hot di Pantai


MATAHARI, hamparan pasir putih, dan ombak, merupakan kombinasi menarik bagi Anda dan pasangan berpetualangan cinta di pantai. Pantai dengan pemandangan eksotis memberikan sensasi luar biasa menggapai puncak asmara.

Untuk menyulut pertempuran di tengah-tengah keindahan laut biru agar kian memanas, Askmen memaparkan beberapa lokasi yang dapat dijadikan alternatif pilihannya.

Teluk Poles, Athena

Jika Anda pernah membaca cerita tentang Captain Corelli Mandolin, tentu Anda teringat pada keindahan Poles Bay dengan hamparan pasir cantik di Yunani.

Sebuah pulau dengan pantai yang menggoda ini dapat menjadi lokasi ideal untuk Anda membakar gelora si dia. Namun untuk menuju lokasi tersebut, Anda harus menyeberangi Athena dengan menumpang kapal.

Saat tiba di lokasi, Anda dapat berjalan kaki selama tiga jam sambil menikmati hamparan pasir kembar, pemandangan pegunungan yang menggoda, dan puing-puing kuno yang masih berada di sekitarnya.

Dengan pemandangan indah tersebut, Anda dapat bebas beraksi dengan pasangan seolah-olah menjadi dewa Yunani.

Pantai Sunset, Hawaii

Tak ada yang lebih seksi daripada pantai Hawaii, dengan wanita-wanita berbikini seksi dan peselancar bertubuh atletis, tentu menjadi pemandangan menggoda yang membangkitkan gairah.

Saat Anda berencana ingin mengajak pasangan ke Hawaii, maka tak ada salahnya untuk menyambangi Pantai Sunset. Di mana lokasi ini dapat menjadi pilihan paling mudah bagi Anda berdua mengucilkan diri dan bercinta sepanjang waktu.

Pulau Phi-phi, Thailand

Jika Anda pernah menonton film "The Beach" yang dibintangi Leonardo DiCaprio, tentu Anda teringat pada pulau Phi-phi, Thailand. Hamparan pasir putih yang sangat indah dengan bungalo dan tempat santai yang menyenangkan dapat menyulutkan libido.

Karena itu, lokasi ini dapat menjadi pilihan ideal bagi Anda yang ingin menghabiskan honeymoon romantis bersama pasangan. Sedikit aksi nakal mengajak pasangan bercinta di hamparan pasir putih akan memberikan pengalaman yang tak terlupa.

Pantai putih

Jika ingin mengajak pasangan bercinta di pantai, maka Anda dapat menjatuhkan pilihan pada Pantai Putih, di Peter Island, Inggris. Pantai dengan hamparan pasir putih di dalamnya memiliki pemandangan eksotis yang dapat memberikan sensasi luar biasa saat Anda berdua menggapai puncak asmara.(nsa)

Ponsel Gelang, Kini Resmi Milik Sony Ericsson

STOCKHOLM - Persaingan antar vendor ponsel yang kian memanas membuat setiap perusahaan untuk mengamankan produk-produk yang dikeluarkannya secara legal. Setiap ide maupun inovasi yang dikeluarkan akan segera dipatenkan agar tidak terjadi pencurian ide di kemudian hari.


Hal itulah yang dilakukan oleh Sony Ericsson terhadap idenya, yakni ponsel gelang. Tak mau berlama-lama, perusahaan patungan Jepang dan Swedia itu langsung mematenkan idenya. Demikian dilansir mobiletopsoft, Jumat (19/6/2009).

Namun belum diketahui, kapan Sony Ericsson akan memproduksi ponsel yang sekilas mirip dengan ponsel Jam tangan yang telah diluncurkan sejumlah vendor.

Gambar desain tentang ponsel gelang tersebut menunjukkan keypad akan melingkari tangan sedangkan layer ponsel berbentuk persegi seperti laiknya jam tangan.

Diperkirakan ponsel tersebut ditujukan untuk anak-anak, karena sebagian pecinta gadget berkomentar bahwa ponsel tersebut tidak cocok bila digunakan oleh orang dewasa. (srn)